Wahyu Kenzo sudah ditetapkan sebagai tersangka [Foto: ANTARA]
Ditangkap polisi
Wahyu Kenzo ditangkap polisi terkait dugaan kasus penipuan lewat robot trading ATG yang dikelolanya.
Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Toni Harmanto, saat ini setidaknya telah ada 25 ribu korban robot trading Wahyu Kenzo.
Korban-korban tersebut tak hanya berasal dari dalam negeri saja, melainkan juga dari mancanegara.
Menurut laporan Bareskrim Polri Jakarta, Wahyu Kenzo juga diduga menipu 141 investor dengan kerugian mencapai lebih dari Rp15 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Oknum Pejabat Disdik Riau yang Bujuk Kepsek-PNS Ikut Investasi Bodong Wahyu Kenzo?
-
Lahan Terbakar Capai Belasan Hektare, 5 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla
-
Waduh! Banyak Kepala Sekolah Dan PNS Di Riau Jadi Korban Robot Trading ATG Wahyu Kenzo
-
Jadi Korban Robot Trading ATG, Olive Lee Minta Kasusnya Transparan
-
Menapaki Bandar Seni Terbesar di Riau, Megah Banget!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026
-
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali