Apa yang dikatakan Adzan Romer di pengadilan membuat pengunjung di sidang terdakwa pembunuhan Brigadir J terkejut. Namun, pengakuan Adzan Romer kerap diragukan karena dinilai sering mengubah-ngubah keterangan atau kesaksian.
Adzan Romer kemudian mengaku jika hal itu dampak dari rasa takut dirinya pada mantan atasannya, Ferdy Sambo.
Kesaksian para ajudan Ferdy Sambo yang tergabung dalam salah satu grup WhatsApp, tampak seperti orang yang ragu dalam memberi keterangan.
Dari sejumlah saksi yang dihadirkan, Adzan Romer memang terlihat paling gugup sehingga keterangannya banyak diragukan.
Terlebih ketika Adzan Romer mengatakan jika rasa takutnya sangat besar karena sudah ada korban jiwa.
Sang ajudan mengatakan secara jujur jika dirinya takut pada Ferdy Sambo yang diduga jadi otak pembunuhan Brigadir J.
Bukan itu saja, Adzan Romer juga mengutarakan hal yang mencengangkan dalam kesaksiannya. Dalam kesaksiannya, ia mengaku pernah melihat mendiang Brigadir J melakukan hal yang dinilainya tidak wajar.
Diceritakan Adzan Romer, saat itu dirinya sedang bertugas bersama Brigadir di pos jaga rumah Ferdy Sambo.
Kemudian Adzan Romer menceritakan, saat itu dirinya baru saja selesai membersihkan komponen dari senjata api miliknya.
Setelah selesai, Adzan Romer lantas menghampiri Brigadir J yang saat itu berada di dalam pos jaga rumah milik Ferdy Sambo.
Kemudian Brigadir J saat itu meminjam senjata api milik Adzan Romer.
Di sana Adzan Romer kemudian mengungkap hal yang ganjil dimana Brigadir J mengarahkan pistol tersebut ke foto yang bergambar Ferdy Sambo.
Adzan Romer lantas kaget dan langsung melarang Brigadir J mengarahkan pistol pada foto Ferdy Sambo.
Adzan Romer mengaku dirinya tidak tahu apa maksud Brigadir J mengarahkan pistol yang dipegannya ke foto Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
Bharada E Berganti Pengacara Hingga Tiga Kali, Ini Alasannya
-
Irma Hutabarat Geram Brigadir J Dituding Miliki Kepribadian Ganda: Kubu Ferdy Sambo Picik
-
Alasan Pengacara Bharada E Rela Tak Dibayar Meski Kliennya Terdakwa Pembunuhan dan Hidup Berkecukupan
-
Dua Hal Ini Bisa Membuat Tim Kuasa Hukum Brigadir J Mundur Hadapi Ferdy Sambo Cs
-
Putri Candrawathi Disebut Ikut Arisan Brondong, Kuasa Hukum Brigadir J : Perlu di Cek
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 Lipstik Waterproof Terbaik, Anti Menor dan Tahan Lama untuk Kondangan
-
Waspada Deepfake, Modus Penipuan Digital Berbasis AI Kian Canggih dan Sulit Dibedakan
-
Bocah Siak Meninggal Dianiaya Ibu Tiri Gara-gara Kelamaan Main di Rumah Tetangga
-
Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP Resmi Berlaku di Riau
-
Dianiaya Ibu Tiri Berkali-kali, Bocah 6 Tahun di Siak Akhirnya Meninggal