SuaraRiau.id - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule menjadi salah satu sosok yang disorot usai tragedi Stadion Kanjuruhan pada awal Oktober lalu.
Diketahui, tragedi Kanjuruhan menewaskan ratusan orang dan membuat ratusan yang lain luka-luka. Sementara proses hukum kasus ini masih diproses.
Iwan Bule menjadi perhatian lantaran mengadakan Fun Football dengan FIFA di tengah Tragedi Kanjuruhan. Publik pun dibuat geram dengan acara tersebut.
Publik menilai bahwa Iwan Bule tidak berempati terhadap korban Tragedi Kanjuruhan setelah foto dirinya ikut Fun Football dengan presiden FIFA, Gianni Infantino tersebar di media sosial.
Namun, baru-baru ini Iwan Bule mengungkapkan alasannya terkait dirinya yang ikut bermain Fun Football dengan FIFA.
Ia mengungkapkan pada saat itu ia diajak oleh Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengadakan Fun Football.
Iwan Bule menjelaskan hal tersebut kepada Deddy Corbuzier dalam kanal program podcast Close The Door pada Rabu 2 November 2022.
"Beliau meminta untuk diadakan Fun Football, saya sampaikan kepada beliau, jam 6 itu kita sudah liat stadion Madya kemudian masih dipakai karena ada gladi bersih Liga Santri, kita undurkan agak marah beliau 'kok federasi gak bisa mengadakan fun football atau pertandingan persahabatan?' agak gak enak saya tu karena beliau tetap meminta stadion Madya," kata Iwan Bule dikutip Hops.id--jaringan Suara.com.
Kemudian, Iwan Bule mengaku bahwa dirinya sudah tahu jika nantinya akan ada polemik kalau diadakan Fun Football dengan FIFA.
Awalnya ia enggan untuk menerima ajakan FIFA untuk Fun Football hingga akhirnya pria yang bernama lengkap Mochamad Iriawan itu bilang kepada FIFA bahwa hal tersebut cukup rawan karena masih dalam suasana berduka.
Kemudian Iwan Bule juga menjabarkan respon FIFA ketika ia menolak ajakan FIFA untuk mengadakan Fun Football.
FIFA mengatakan kepadanya bahwa tragedi boleh saja terjadi namun sepakbola tidak boleh berhenti.
"Kita sudah tau ini bakal bermasalah kalo ada Fun Football," katanya.
"Bapak sudah tau?" tanya ayah dari Azka Corbuzier itu.
"Sudah, tadinya saya gak mau, tapi saya bilang 'pak presiden ini rawan buat kita karena ini situasi sedang berduka nanti pasti jadi permasalahan' kemudian beliau menjawab 'kejadian boleh saja terjadi karena itu bukan kehendak kita, tapi sepak bola tidak boleh berhenti' susah saya menolaknya gitu, kalau nanti saya tidak ikut gak enak pasti netizen 'oh gak diajak tuh iwan bule' serba sulit gitu," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Komnas HAM Nyatakan Tragedi Kanjuruhan Pelanggaran HAM
-
Berapa Jumlah Tembakan Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan? Ini Jawaban Komnas HAM
-
Anggap Shin Tae-yong Adik Sendiri, Iwan Bule: Jangan Cepat-cepat Tinggalkan Timnas Indonesia
-
Terungkap! Ada 45 Tembakan Gas Air Mata dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan
-
Iwan Bule Akui Ada Pergolakan Batin Sebelum Terima Ajakan Fun Football dari Presiden FIFA
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis
-
Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk
-
Riau Masih Dikepung Asap, Apa Kabar Janji Prabowo Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda?
-
Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026
-
Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya