SuaraRiau.id - Seorang ibu marah lantaran rambut anak perempuannya dipotong oleh tetangga saat si anak tengah bermain.
Dalam sebuah video viral yang diunggah oleh akun media sosial @berbagisemangat, Selasa (25/10/2022), tampak ibu tersebut mendatangi rumah tetangganya yang disebut telah memotong rambut putrinya.
"Punya tetangga yang gabut nya motong rambut anak orang tanpa izin ga?" tulisnya di dalam video.
Ibu itu tampak berang dan membentak tetangganya yang dipanggil Oma tersebut.
"Emang apa urusannya sama Oma? Terus ngapa jadinya rusak kayak gini, anak orang? Main dipotong. Izin dulu gak?" kata si Ibu.
Tetangganya tersebut hanya meminta maaf kepada sang ibu yang menggandeng putrinya tersebut.
Saat si Ibu bertanya alasan tetangganya memotong rambutnya, Oma menjelaskan bahwa alasannya lantaran dia menyayangi anak tersebut.
"Nggak ada yang nyuruh, saya yang salah. Saking sayang sayanya," ujarnya sembari berkali-kali meminta maaf.
Sang ibu yang masih marah terus saja mengungkapkan amarahnya, hingga dirinya membawa anaknya pergi dari rumah tetangganya tersebut.
Sementara itu, putrinya menjelaskan bahwa tetangganya tersebut menawarkan untuk memotong rambutnya. Namun saat si anak menolak, perempuan yang dipanggil Oma tersebut tetap memaksanya bahkan hingga menutup pagar rumahnya agar si anak tak bisa keluar.
"Kata Oma dipotong rambutnya, terus pas Qima mau bilang mama, kata Oma gak usah. Kata Oma teh gak usah, diem aja. Qima mau lari tapi pintu pagernya ditutup," terang si anak.
Unggahan ini menuai berbagai komentar dari warganet. Sejumlah warganet mendukung aksi si Ibu, seperti yang disampaikan oleh @les***.
"Saya dukung MBAK nyaa, itu bukan siapa2 dan berani banget potong rambut anak orang, sudah berumur, kalau kena mata gimana? Emang harus ditegur pakai emosi klo baik2 mah ntar diulangin lagi," tulisnya di kolom komentar.
"Mohon maaf ya bukan perkara rambut bisa tumbuh lagi. Trauma si anak pas potong rambut lagi, trauma si anak sama orng yg lebih tua lagi, trauma si anak klo liat gunting lagi.. Gimana itu? Padahal ibu aja mau potongin rambut anak harus dibujuk2 dulu, diomongin halus2, lah ini main potong aja... Buat anak kecil potong rambut itu menakutkan, karena bagi mereka rambut jg bagian dari tubuh yg mereka kira akan sakit klo dipotong, mana gunting dimana2 tajem kan," imbuh @del***.
Namun sebagian lainnya menyayangkan tindakan sang Ibu yang langsung memarahi tetangga tersebut.
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Cosplay Jadi Anak 80an, Gaya Rambutnya Bikin Pangling
-
Resmi Ditahan Kasus Pencemaran Nama Baik, Nikita Mirzani Ngamuk di Kejari Serang, Teriak-Teriak Sebut Nama Ferdy Sambo
-
L'Oreal Digugat ke Pengadilan AS karena Produknya Dituduh Sebabkan Kanker
-
Ngakak So Hard, Cara Pengantin Pria Ini Lakukan Sungkem ke Orangtua Bikin Ketawa
-
Bangun Rumah Tanpa Tukang, Penampakan Tembok Hunian Pria Ini Bikin Salfok Publik
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat