Tidak hanya dirinya, ibu yang lain juga mengalami nasib serupa. Ia bercerita dengan sangat hati-hati, karena kebanyakan yang bertanya terkait kondisi anaknya selalu mengambil video maupun foto.
Sebut saja Ibu M, yang juga ditemani suaminya mulai bercerita, raut wajahnya tak kuasa menahan tangis, matanya sayu.
Kata M, putrinya merupakan anak perempuan pertama dan satu-satunya yang dinyatakan gagal ginjal akut.
"Sebelum sampai di RSUP M. Djamil Padang, anak pernah dirawat di rumah sakit daerah selama 2 minggu, dan akhirnya di rujuk ke sini.
"Sudah 18 hari kami di sini. Sekarang anak tidak sadarkan diri, ia berusia 10 tahun," ujarnya.
"Saya sebagai Ibu tidak sanggup melihat anak saya dipasang selang di mana-mana, selangnya banyak. Kalian yang melihat saja saya rasa tidak sanggup. Tapi kami yakin itu untuk kesembuhan anak, kami harus kuat," tuturnya.
M bercerita, selama tiga bulan belakangan, sang anak memang sudah sakit tetapi belum didiagnosa gagal ginjal.
"Tiga bulan belakangan dia sudah sakit-sakit, muntah, pusing, demam, dibawa ke rumah sakit daerah dan dikasih obat," katanya
"Waktu di rumah sakit daerah, dia belum gagal ginjal. Setelah dirujuk ke sini, lalu (dinyatakan) gagal ginjal," ujarnya sembari memperlihat foto sang anak ketika belum dinyatakan menderita gagal ginjal.
Dia pun mengaku telah 18 Hari tidur di area rumah sakit. Hal itu dilakukan agar dapat terus mengawasi perkembangan kesehatan anaknya.
"Selama 18 hari kami tidur di sekitar area rumah sakit saja, di mana yang memungkin saja. Anak kami kritis, takut kami kenapa-napa, makanya tidak mencari kontrakan. Kami memilih tidur di sekitar area rumah sakit yang dekat dengan ruangan anak kami," sebutnya.
Dia menyebutkan, untuk biaya pengobatan anaknya, menggunakan BPJS Kesehatan.
"Untuk biaya pengobatan kami memakai BPJS. Di sini sudah 18 hari," tegas dia.
Berita Terkait
-
Tangani Gagal Ginjal Akut, Pemerintah Jawa Barat Bentuk Satgas
-
Percepat Penanganan Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Distribusikan Obat Penawar ke Faskes
-
Hindari Penggunaan Popok Saat Anak Demam, Deteksi Dini Gagal Ginjal Akut
-
Pemerintah Pastikan Obat untuk Pasien Gangguan Ginjal Akut Diberikan Gratis
-
Soal Biaya Pengobatan Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Kemenkes Beri Penjelasan Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan