SuaraRiau.id - Bayi kembar siam terlahir dari pasangan warga Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (21/9/2022) malam.
Bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir dengan cara operasi sesar di RSUD Dokter Sadikin Padusunan Kota Pariaman.
Saat ini bayi tersebut sudah dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal lagi.
Bayi tersebut memiliki 2 kepala, namun semua organ yang lain hanya satu, seperti jantung, hati, dan paru-paru.
S (54) nenek bayi tersebut mengatakan bayi tersebut lahir sekitar pukul 20.00 Wib di RSUD Sadikin, secara sesar karena posisi kepala bayi berada di atas.
"Namun setelah dilahirkan tampaklah bayi kembar, namun kembarnya berbeda dengan kembar yang lain, dia memiliki 2 kepala, namun cuma 1 tubuh," ujarnya saat ditemui Covesia.com--jaringan Suara.com, Kamis (22/9/2022).
Lebih lanjut karena keadaan bayi seperti itu, katanya pihak RSUD Sadikin merujuk bayi ke RSUP M Djamil untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Saat ini cucu saya dipasangi alat bantu pernapasan, dan alat pendeteksi jantung di ruang NICU, dan keadaannya sadar keduanya," terangnya.
Dia juga menjelaskan saat ibu dari bayi tersebut mengandung memang sudah sering dirawat karena sering mual dan tidak mau makan.
"Iya semenjak hamil memang sering dirawat, ini adalah anak ke 3 dari 3 bersaudara, pas yang ini saja yang sering dirawat, sebelumnya biasa saja dan anaknya juga normal semua," jelasnya.
Dia melanjutkan dulu sempat di USG dan saat itu anak sudah dikatakan kembar, namun hanya nampak bagian atas saja, bagian bawahnya masih belum dapat diketahui.
"Waktu di USG sudah dikatakan kembar, namun hanya jelas bagian kepala saja, bagian bawah tidak jelas," terangnya.
Dia berharap agar kondisi bayi bisa selamat, namun kalau memang hanya dititipi sebentar oleh Tuhan maka mereka akan pasrah.
"Orangtua bayi hanya petani, dan kita hanya bisa pasrah dan terus berdoa agar bayi dapat diselamatkan.
Saat ini bayi berada di ruang NICU instalasi kebidanan dan anak, RSUP M Djamil Padang.
Berita Terkait
-
Sejumlah Kecamatan di Padang Pariaman Terendam Banjir, Ratusan Kepala Keluarga Dievakuasi
-
Kenaikan BBM Belum Berpengaruh Besar Pada Harga Kebutuhan Pokok di Pariaman
-
Oknum Kades Ditangkap Polisi Gara-gara Kawin Lagi, Pemkot Pariaman: Kami Tunggu Pemberitahuan Polres
-
Terungkap! Oknum Anggota DPRD Padang Pariaman Diduga Ditangkap BNN Saat Lagi Asyik di Hotel Bogor
-
BNN Beri Tanggapan Soal Oknum Anggota DPRD Padang Pariaman Yang Dikabarkan Ditangkap di Bogor
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka, Wajib Pakai Masker!
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
PSPS Pekanbaru Siap Hadapi Laga Perdana di Kandang PSIS Semarang
-
Kenali BRI Multiguna Pre-Approved dan Cara Pengajuannya di BRImo
-
Siak Liburkan Sekolah Akibat Kualitas Udara Makin Parah Dampak Karhutla