SuaraRiau.id - Aktris Jessica Iskandar dan suaminya memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Bali, Jumat.
Ia datang bersama Vincent Verhaag didampingi penasihat hukumnya untuk memberikan keterangan terkait kepemilikan mobil yang menjadi barang sengketa dengan terlapor Christopher Stefanus.
Penasihat Hukum Jessica Iskandar, Roland E. Potu, mengatakan kedatangan kliennya di Mako Polda Bali merupakan tindakan lanjutan atas perkara penggelapan mobil Alphard yang sedang dalam proses penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.
"Memang terhadap objek mobil Alphard B 73 DAR tersebut, klien kami meyakini pasti bahwa itu tidak pernah digadaikan atau pun dijualkan kepada pihak lain. Kita sudah menyerahkan bukti-bukti yang sesuai," kata Roland.
Jessica Iskandar menyatakan bersyukur dapat memenuhi panggilan penyidik Polda Bali agar masalah kepemilikan mobil Alphard miliknya segera diselesaikan secara hukum.
"Terima kasih kepada Polda Bali untuk memberikan kepada saya kesempatan agar dapat menjelaskan bahwa mobil Toyota Alphard B 73 DAR adalah benar milik saya. Semoga masalah ini cepat terselesaikan, semoga terlapor bisa segera dipanggil sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya usai memberikan keterangan kepada penyidik Polda Bali.
Roland Potu menambahkan keterangan yang diberikan kliennya kepada penyidik Polda Bali bersesuaian dengan keterangan yang telah diberikan kepada penyidik Polda Metro Jaya.
Ia menyatakan akan terus mengawal tahapan penyelidikan kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku. Namun, pihaknya enggan memberikan keterangan mengenai laporan ketidakprofesionalan penyidik Polda Bali yang dilaporkan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri beberapa waktu yang lalu.
Suami Jesica Iskandar, Vincent Verhaag, yang juga hadir di Polda Bali membenarkan bahwa ketika diamankan penyidik Polda Bali, mobil milik istrinya dalam keadaan kurang baik.
Baca Juga: Didiamkan Lama, Mobil Alphard Jessica Iskandar yang Diamankan di Villa Canggu Rusak
"Ketika itu diamankan mobil itu akinya nggak jalan karena ketika mobil itu berada di vila Jedar, istri saya tidak ada di rumah untuk memanaskan mobil. Dan juga untuk membawa mobil itu keluar itu kan kita melanggar karena tidak memiliki BPKB dan STNK. Maka mobil itu diam di rumah dan akinya mati," kata Vincent.
Surat-surat kendaraan tersebut diyakini sudah diserahkan kepada terlapor Christopher Stefanus alias Steven yang menjadi materi, isi upaya hukum yang dilakukan pihak Jessica Iskandar.
Jessica Iskandar mengaku hubungannya dengan terlapor Christopher Stefanus alias Steven hanya sebatas teman.
"Kenalnya dari pertengahan tahun 2020. Jadi, udah sekitar dua tahun," kata aktris yang biasa disapa Jedar itu.
Ia mengakui penyerahan surat-surat kendaraan kepada Steven atas dasar saling percaya.
Sementara itu, Polda Bali menyatakan penyelidikan kasus kepemilikan mobil Alphard milik Jessica Iskandar masih ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Berita Terkait
-
Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor
-
Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur
-
Kisah Warisan Saham Haji Musa di Argo Manunggal Group yang Berujung Sengketa
-
Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City
-
Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak