SuaraRiau.id - Media sosial dihebohkan dengan video yang menampilkan keributan antara anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti dengan lawyer PT Dalena Pratama Indah, Yurnalis.
Dalam video viral itu, terdengar sejumlah kata caci maki dan hinaan lontarkan mereka pada video tersebut.
Peristiwa itu terjadi saat Komisi II DPRD Pekanbaru melakukan hearing dengan bersama pengelola Pasar Bawah yang lama dan baru yakni PT Ali Akbar Sejahtera dan PT Dalena Pratama Indah, Rabu (14/9/2022).
Hearing itu juga dihadiri Kepala DPP Pekanbaru, Ingot Ahmad Husuhut dan Kabag Kerjasama Setdako Pekanbaru, Fajri Adha.
Dalam video berdurasi 1 menit 43 detik terlihat Ida Yulita Susanti masuk ke dalam ruangan hearing. Kedatangan tidak diterima oleh Lawyer PT Dalena Pratama Indah, Yurnalis.
Sehingga terjadilah keributan dan cekcok mulut antara keduanya.
“Kau anggota DPRD, pengacau kau. Keluar kau, anj*** kau,” kata lawyer tersebut sambil menggebrak meja.
Mendengar perkataan tersebut, Ida pun tersulut emosinya dan menggebrak meja.
“Ini kantor DPRD, ini kantor saya. Bapak yang keluar,” kata Ida dengan nada tinggi.
“Kau yang keluar. Ini tahu kau milik rakyat (kantor DPRD) kau itu digaji sama rakyat,” timpal Yurnalis.
“Saya wakil rakyat memperjuangan hak rakyat,” cetus Ida.
Keributan tersebut semakin kian memanas. Keduanya saling melontarkan sejumlah perkataan.
Anggota Satpol PP Pekanbaru yang berada di ruangan tersebut berupaya melerai dan menenangkan mereka hingga kondisi kembali kondusif.
Ida Yulita Susanti dikonfirmasi membenarkan, adanya keribuatan tersebut. Ia menyebutkan, keributan tersebut terjadi di ruangan Banmus Kantor DPRD Kota Pekanbaru dengan pengacara PT DPI selaku perusahaan pengelola Pasar Bawah Pekanbaru.
“Saya menerima aspirasi dari para pedagang. Saya sebagai wakil rakyat menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut,” ungkap Ida Yulita.
Ida yang juga sebagai Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) Pekanbaru menuturkan, telah menginventarisir seluruh keluhan pedagang Pasar Bawah. Sehingga, akan menyampaikannya saat pelaksanaan hearing tersebut.
“Ketika saat ingin menyampaikan persoalan tersebut. Pengacara perusahaan mengatakan ngapa kau ada di sini. Kemudian ia juga mengeluarkan kata-kata yang tak pantas,” kata anggota DPRD Pekanbaru tersebut.
Apa yang dilakukannya kata Politisi Golkar tersebut, sesuai aturan Tata Tertib DPRD Nomor 1 Tahun 2009. Yang mana, menerangkan tugas dan fungsi anggota DPRD menerima, menindaklanjuti setiap Pengaduan dan aspirasi masyarakat.
“Tata tertibnya ada. Tapi pengacara PT DPI tidak menerima penjelasan kami, malah melakukan perbuatan kasar dan berkata kotor. Ini merusak citra dan marwah lembaga DPRD,” jelas Ida.
Kontributor : Riri Radam
Berita Terkait
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar
-
KPK Ungkap Lokasi yang Digeledah dalam Kasus OKU, Ada Rumah Dinas Bupati Hingga Kantor DPRD
-
Usut Skandal Suap Anggota DPRD-Kadis PUPR, Eks Penjabat Bupati OKU Diperiksa KPK
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak