Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong saat rapat evaluasi bersama PSSI (Dok. PSSI).
PSSI menargetkan Indonesia menjadi juara Piala AFF 2022. Andai berhasil mendapatkan prestasi itu, gelar tersebut akan menjadi yang pertama sepanjang sejarah bagi "Garuda".
Sejak Piala AFF digelar pertama kali pada tahun 1996, prestasi tertinggi Indonesia adalah menjadi peringkat kedua (runner up) yang diraih enam kali yakni pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016 dan 2020. (Antara)
Berita Terkait
-
Profil Kunlavut Vitidsarn, Peraih Perak Kejuaraan Dunia Tantang Ginting di Japan Open
-
Timnas Indonesia & Thailand Satu Grup di AFF 2022, Shin Tae-yong Optimis Juara?
-
Bersaing dengan Timnas Indonesia, Presiden FAT Tuntut Thailand Bisa Pertahankan Gelar di Piala AFF 2022
-
Hasil Undian Grup Piala AFF 2022, Timnas Indonesia Ketemu Lagi Thailand
-
Komentari Hasil Undian Grup Piala AFF 2022, Shin Tae-yong: Mari Kita Menangkan!
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak