SuaraRiau.id - Pihak kepolisian mengamankan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana di Kuansing. Dua tersangka diciduk, salah satunya adalah eksekutor.
Dua pelaku tersebut antara lain wanita berinisial HM (36) yang merupakan istri korban dan SH (31) yang merupakan adik ipar korban.
Kasat Rekrim Polres Kuansing AKP Linter Sihaloho menjelaskan, kasus dugaan pembunuhan berencana ini terungkap setelah sang istri mengundang adiknya untuk datang ke Logas Tanah Darat (LTD), Kuansing.
"Saat sampai di LTD terduga pelaku ini tidak langsung ke rumah kakaknya, tapi sudah diatur waktunya sekira pukul 24.00 WIB malam baru ke rumah," kata Kasat Reskrim AKP Linter dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (15/8/2022).
Menurutnya, saat korban atau suami dari kakaknya sudah terlelap tidur maka korban disuruh masuk ke dalam rumah.
"Ketika sang suami terlelap tidur atau terkena reaksi obat tidur, maka sang adik ini disuruh menunggu sampai waktunya tepat untuk masuk ke dalam rumah," terang Kasat.
Diketahui, sang istri sengaja membuatkan obat tidur untuk sang suami sehingga lebih mudah untuk dihabisi.
"Skemanya membuat obat tidur lalu baru adiknya disuruh masuk ke dalam rumah," katanya.
Sang suami lalu dihabisi oleh sang adik. Polisi menemukan jasad korban sudah tidak bernyawa tergeletak di tengah ruang tamu.
Sang istri sempat menjadi pelapor dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.
Namun pihak kepolisian yang melakukan olah TKP di rumah korban melihat ada kejanggalan dalam peristiwa berdarah tersebut.
"Ternyata pelapor dalam perkara ini diduga menjadi salah satu pelaku dari kasus dugaan pembunuhan itu sendiri," kata Kasat.
Dari beberapa petunjuk lanjut Kasat, pihaknya akhirnya mendapatkan identitas terduga pelaku yang menjadi eksekutor dalam kasus tersebut.
"Terduga pelaku satu lagi diamankan di daerah Kepenuhan, Rokan Hulu," kata Kasat.
Berita Terkait
-
Periksa Bharada E Sebagai Tersangka, Komnas HAM Konfirmasi Chat dan Foto
-
Permohonan Ditolak LPSK, Ternyata Ini yang Membuat Istri Ferdy Sambo Terancam hingga Butuh Perlindungan
-
2 Perampok Nenek di Tebing Tinggi yang Tewas dalam Kamar Ditangkap
-
Kabulkan Permohonan Bharada E Jadi Justice Collaborator, LPSK: Dia Tak Punya Mens Rea
-
Guru TK di Mataram yang Dibunuh Mandor Sedang Hamil 2 Bulan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
KPK Dalami Proses Penukaran Uang Suhardiman Amby untuk Raja Juli