SuaraRiau.id - Polda Riau mengungkap penangkapan pelaku peredaran 200 pil ekstasi yang dikendalikan napi Pekanbaru serta 1 kilogram ganja yang dilakukan oleh seorang mahasiswa.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menjelaskan 200 pil ekstasi ditemukan dari kantong plastik di dasbor sepeda motor OW (34), yang diakuinya diarahkan oleh napi Rutan Sialangbungkuk, Pekanbaru, Sabtu (26/6/2022).
Modusnya napi yang berinisial DK ini mengarahkan OW melalui panggilan telepon untuk mengambil pil ekstasi tersebut di halte bus di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru.
"Berdasarkan hasil interogasi OW disuruh menjemput barang haram ini, yang nantinya akan diantar kepada pembeli," terang Sunarto dikutip dari Antara, Kamis (28/7/2022).
Sedangkan seorang mahasiswa semester 6 di salah satu Universitas di Riau berinisial FST (21), diringkus setelah terbukti menyimpan 1 kilogram ganja di dalam sebuah kotak fresh tea, di indekosnya di Jalan Bangau Sakti, Kecamatan Bina Widya, Sabtu (9/7/2022).
"Disaksikan ketua RT setempat, tim melakukan penggeledahan di indekos pelaku dan ditemukan sebuah kotak berisikan narkotika jenis ganja kering beserta sebuah timbangan," lanjutnya.
Dari hasil interogasi, FST mengakui barang tersebut dikirimkan dari Medan menggunakan bus oleh pelaku lain berinisial HOT, yang akan diedarkan di Pekanbaru. Hingga kini, polisi masih mengejar HOT yang keberadaannya diketahui di Medan, Sumatra Utara.
Atas perbuatannya, para pelaku terjerat Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (Antara)
Berita Terkait
-
Dikirim ke Jakarta Pakai Avanza, 2 Kurir Narkoba Jaringan Sumatra-Jawa Diupah Rp5 Juta dan Ganja 10 Kg
-
Seorang Pria Bacok Mantan Abang Ipar Gegara Ini
-
Dendam, Pria Pekanbaru Nekat Bacok Mantan Abang Ipar di Jalan
-
Pengedar Sabu Dibungkus Plastik Permen di Rangkasbitung Lebak Dibekuk Polisi
-
Harga Cabai Masih Tinggi, Penjual Ayam Geprek: Tambah Cabe Bayar Rp2 Ribu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro