SuaraRiau.id - Aplikasi percakapan WhatsApp (WA) dikabarkan sedang mengembangkan setidaknya dua fitur baru, yaitu menyembunyikan status online dan menyimpan pesan temporer.
Dalam laman WABetaInfo, melaporkan menyembunyikan status online ditemukan pada WhatsApp versi beta untuk Android 2.22.16.12.
Beberapa minggu sebelumnya, platform pesan instan itu juga sedang menguji fitur tersebut untuk perangkat iOS.
Status online akan terlihat ketika pengguna sedang membuka aplikasi pesan instan tersebut. Dalam fitur yang sedang diuji coba ini, pengguna bisa mengatur apakah dia ingin terlihat sedang online ketika membuka aplikasi.
WhatsApp memberikan dua pilihan pada setelan privasi ini, yaitu semua orang bisa melihat ketika sedang online dan sama dengan terakhir kali dilihat atau "same as last seen".
Jika memilih setelan sama dengan terakhir kali dilihat, pengguna bisa mengatur agar dia tidak terlihat saat sedang online. Caranya, pilih opsi tidak seorang pun (nobody) pada pilihan siapa yang bisa melihat kapan terakhir membuka WhatsApp, maka pengguna tidak akan berstatus online ketika sedang membuka aplikasi.
WhatsApp juga memberi catatan jika memilih tidak seorang pun bisa melihat status online dan last seen, maka dia juga tidak bisa melihat status pengguna lain.
Fitur kedua yang sedang dikembangkan aplikasi milik Meta Platforms itu adalah menyimpan pesan temporer atau sering disebut sebagai "kept message".
Pengguna bisa mengatur agar pesan temporer (disappearing message), yang akan hilang dalam periode tertentu, bisa dilihat sebagai pesan biasa.
WABetaInfo menemukan fitur ini pada WhatsApp beta untuk versi desktop dan Android 2.22.11.16. Pesan temporer bisa disimpan, fitur ini berlaku untuk grup obrolan.
WhatsApp membatasi hanya administrator grup yang bisa menyalakan fitur ini. WhatsApp akan membuat bagian baru untuk melihat pesan temporer yang disimpan. Semua anggota grup akan bisa melihat pesan yang disimpan itu.
Perlu diingat fitur-fitur tersebut saat ini sedang diuji coba dan hanya tersedia melalui aplikasi beta, khusus untuk mencoba fitur baru WhatsApp. Belum diketahui apakah fitur ini akan diluncurkan dan kapan tersedia untuk pengguna umum. (Antara)
Berita Terkait
-
Transfer Riwayat Obrolan dan Data WhatsApp dari Android ke iOS, Perhatikan Syaratnya
-
Apa Itu PSE dan Kenapa Kominfo Mengancam Blokir WhatsApp hingga Google Jika Tidak Daftar
-
Ini Deretan Aplikasi dan Sosmed yang Sudah Mendaftar PSE Lingkup Privat ke Kominfo
-
Bikin Lega, Kominfo Batal Blokir WhatsApp, Instagram dan Facebook
-
Pro Kontra Kominfo Ancam Blokir WhatsApp, IG hingga Google: Aturan PSE Disorot
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak