SuaraRiau.id - Covid-19 di Pekanbaru kembali meningkat dengan jumlah kasus aktif 41 kasus. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada lonjakan drastis sejak awal Juli 2022 ini. .
Sementara pada 1 Juli 2022 hanya mencapai tujuh kasus atau naik sebanyak 34 kasus hingga saat ini.
Dalam beberapa hari ini kembali terjadi penambahan kasus baru. Bahkan, Rabu 20 Juli 2022 lalu, terdapat sepuluh kasus Covid-19 baru dalam satu hari.
Melansir Riauonline--jaringan suara.com, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, tidak menampik adanya penambahan kasus Covid-19. Ada tren kenaikan kasus dalam beberapa hari ini di Kota Pekanbaru.
"Jadi memang kasus satu hari bisa sampai sepuluh kasus, ternyata itu klaster keluarga," paparnya, Kamis petang, 21 Juli 2022.
Dirinya menyebut bahwa status pandemi Covid-19 masih belum dicabut pemerintah. Potensi penyebaran masih saja terjadi hingga kini.
Kondisi ini diperparah dengan masih rendahnya capaian vaksin Covid-19. Capaian vaksinasi Covid-19 bagi lanjut usia atau lansia di Kota Pekanbaru masih rendah karena di bawah 70 persen.
Begitu juga dengan capaian vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak masih di bawah 75,27 persen untuk dosis pertama. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua capaiannya di bawah 60 persen yakni 52,78 persen.
"Maka kami ingatkan agar masyarakat vaksin, agar jangan sampai terjadi lonjakan kasus seperti beberapa waktu lalu," harapnya.
Baca Juga: Sub Varian Omicron BA.5 Bisa Menginfeksi Seseorang Beberapa Minggu Setelah Tertular
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Daftar Lokasi Tukar Uang Baru di Pekanbaru Lewat Kas Keliling BI
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Kronologi Ayah Tewas Mengenaskan Dibacok Anak Tanpa Ampun di Bengkalis
-
Riau Punya 3 Juta Hektare Perkebunan Sawit, Potensi untuk Ternak Sapi
-
Lantunkan Solawat, Warga Teriak 'Bebaskan Abdul Wahid, Dia Tidak Bersalah'