SuaraRiau.id - Provinsi Riau termasuk lima provinsi dengan nilai investasi tertinggi di Indonesia. Pemerintah Riau mencatat realisasi investasi periode Januari-Juni 2022 mencapai sebesar Rp44,4 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang.
"Provinsi Riau masuk dalam lima provinsi tertinggi investasi di Indonesia dan peringkat pertama di Sumatera," kata Gubernur Riau Syamsuar di Pekanbaru, Riau, Kamis, dilansir dari antara.
Dia mengatakan berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), lima provinsi dengan investasi tertinggi yakni peringkat pertama Provinsi Jawa Barat dengan nilai investasi sebesar Rp83,5 triliun.
Disusul DKI Jakarta sebesar Rp80,5 triliun, Jawa Timur Rp53,5 triliun, Sulawesi Tengah Rp52,1 triliun, dan Riau dengan nilai Rp44,4 triliun.
"Alhamdulillah, investasi kita mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 32.385 orang dan 22 tenaga kerja asing (TKA) dengan tentunya tetap memberikan kemudahan layanan dan regulasi dalam mendukung peningkatan investasi di Riau," katanya.
Ia menyebutkan, serapan tenaga kerja sebanyak itu bergerak di bidang usaha industri kertas dan percetakan, industri kimia dan farmasi, listrik, gas dan air, industri makanan, tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, perumahan, kawasan industri dan perkantoran.
Selain itu, sektor perdagangan dan reparasi, industri mineral nonlogam, transportasi gudang dan telekomunikasi, konstruksi, hotel dan restoran, industri tekstil, industri karet dan plastik, pertambangan, industri logam dasar barang logam, mesin dan elektronik, industri kendaraan bermoto, industri barang dari kulit dan alas kaki dan lainnya.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau, realisasi investasi Rp44,4 triliun itu meningkat 92,4 persen dari Januari-Juni 2021 yang mencapai Rp23,1 triliun.
Target realisasi investasi 2022 yang diberikan oleh BKPM RI kepada Pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp60,46 triliun (5,04 persen porsi terhadap nasional) dan pada triwulan II (April-Juni) 2022, Provinsi Riau telah mencapai Rp20,7 triliun (137,1 persen) untuk target per triwulan. Sedangkan, Januari-Juni 2022 telah mencapai Rp44,4 triliun (73,4 persen) terhadap target tahunan. [Antara]
Baca Juga: 4 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Generasi Z dalam Mengatur Keuangan
Berita Terkait
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit