SuaraRiau.id - Kisruh pengacara Razman Arif Nasution dengan Iqlima Kim memasuki babak baru. Kini, Iqlima membeberkan bukti-bukti terbaru terkait perilaku yang dilakukan Razman Nasution tersebut.
Dalam percakapan awal dengan sejumlah awak media, Iqlima Kim menjelaskan terlebih dahulu bahwa kasus dipecatnya Razman Nasution baru-baru terlepas dari dirinya.
"Mungkin sebenernya kalau dibilang menurut orang karena aku, masih banyak kali ya kasus-kasus lain yang lebih besar sebelumnya. Kebetulan aja finalnya sekarang sama aku," kata Iqlima Kim, dilansir Hops.id--jaringan Suara.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (20/7/2022).
Diketahui, Razman Nasution mengelak bahwa dirinya berhasrat menjadikan Iqlima Kim sebagai istri ke-8.
"Beliau masalahnya bukan sama aku. Kan sebetulnya sama aku juga bukan ada masalah, kan. Sebelumnya beliau ada masalah besar yang bukan sama aku," ungkap mantan asisten pribadi Hotman Paris itu.
Pembahasan kemudian melaju pada persoalan Razman Nasution dengan dirinya. Terutama terkait ajakan untuk menjadikan Iqlima Kim sebagai istri ke-8.
Menurut Iqlima Kim, Razman Nasution telah melanggar kesepakatan dari awal. Sebagai pengacara terhadap klien, Razman Nasution telah melakukan penyimpangan cukup fatal.
"Ketika saya ajukan penolakan untuk mengiyakan keinginan beliau (menikah), terus beliau menyampaikan 'kenapa kamu harus ngadu sama saya, memangnya saya siapa kamu?'. Dan itu sangat tidak sesuai pernyataan beliau dari awal, gitu loh," ujar Iqlima Kim.
Terkait bukti-bukti mengenai percakapan dan perilaku Razman Nasution sendiri, Iqlima Kim ternyata telah menyiapkan sejumlah rekaman.
"Ada bukti berupa rekaman suara, dan itu ada beberapa," kata Iqlima Kim.
"Itu saya lakukan untuk memproteksi diri saya, karena belajar dari pengalaman sebelumnya aja, jadi lebih hati-hati," katanya lagi.
Ironisnya, setelah melanggar kesepakatan awal, Razman Nasution. Menurutnya, rayuan menyoal pernikahan itu cukup membuatnya depresi berat karena dilakukan berulang kali meski terdapat penolakan.
"Satu macem aja rayuannya mah tetep itu ngajak nikah. Cuman karena akunya terlalu muak gitu, dan gamau denger, dan itu hal yang bukan inginkan, hampir setiap hari, risih banget, stres, gak tau harus ngapain karena ngerasa posisi aku juga serba salah," kata Iqlima Kim.
"Maju kena mundur kena, yang menjadikan aku setiap hari tuh nangis, bahkan aku sampai teriak-teriak histeris, dan saksinya itu manajer aku sendiri," katanya lagi.
Terkait bukti rekamannya sendiri, di dalamnya mencakup rayuan Razman Nasution terhadap Iqlima Kim.
Berita Terkait
-
Sarwendah Punya Kista di Batang Otak, Nunung Takut dengan Sule yang Baperan
-
Hotman Paris Ganti Nama Holywings di Bali Jadi Atlas Beach Festival
-
Hotman Paris Resmikan Atlas Beach Festival di Bali Pengganti Holywings
-
Holywings Bali Berubah Jadi Atlas Beach Fest, Hotman Paris Tegaskan Tak Ada Masalah
-
Atlas Beach Festival Dibuka di Canggu oleh Hotman Paris, Ada Menu Babi Guling Khas Bali
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara Housing Expo 2026: BRI Tawarkan KPR Dengan Bunga Mulai 2,75%
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik