Scroll untuk membaca artikel
Eliza Gusmeri
Sabtu, 02 Juli 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi Bank Riau Kepri (Pemprov Riau)

SuaraRiau.id - Usai penangkapan pegawai Bank Riau Kepri yang bobol uang nasabah Rp5 miliar, Gubernur Riau Syamsuar panggil semua komisaris direktur dan kepala cabang BRK di setiap kecamatan dan kabupaten di Riau.

"Saya kemarin langsung memanggil direksi dan Komisaris BRK. Saya minta kumpulkan semua kepala cabang sampai kecamatan," ujar Syamsuar, Jumat (1/7/2022), melansir riaulink--jaringan suara.com.

Pegawai BRK itu yakni Rezky Purwanto sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia diduga menggandakan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik nasabah untuk menarik saldo dalam rekening nasabah bank. Korbannya mencapai 101 orang nasabah.

Baca Juga: Kasus Suap Annas Maamun, Eks Anggota DPRD Riau Ngaku Terima Rp50 Juta

Syamsuar geram dengan tingkah pegawai bank BUMD itu karena membuat buruk nama BRK.

Apalagi, kata dia, BRK akan pindah dari konvensional menjadi syariah.

"Saya mau ingatkan ini, supaya mereka kerja yang benar saja. Saya sudah sampaikan sampai ke direksi, dirut dan lain-lain," tegasnya.

Bahkan, Syamsuar meminta jika ada pegawai yang bekerja merugikan nasabah dan bank, untuk dipecat secepatnya.

Syamsuar tak ingin nama baik BRK dirusak satu pegawai bahkan lebih.

Baca Juga: Lokasi Rest Area Tol Jambi-Rengat Sudah Ditentukan, Ini Titiknya

"Saya minta ini prioritas. Kalau ada yang tidak betul ini pecat saja, saya tidak mau oknum ini merusak BRK, oknum nakal dan merusak nama baik," jelasnya.

Load More