SuaraRiau.id - Dua nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, ditemukan selamat setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat melaut di perairan Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau sejak Kamis (23/6).
Kepala Desa Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang, Perdana Noriowati mengatakan dua orang tersebut ditemukan oleh nelayan yang kebetulan melintas di perairan Pulau Pambang, Bengkalis pada Senin (27/6) malam.
"Alhamdulillah, keduanya sudah ditemukan selamat. Korban sudah dievakuasi, saat ini masih dalam perjalanan pulang ke Rangsang," kata Perdana saat dikonfirmasi, Selasa (28/6/2022).
Nelayan yang menemukan tersebut mengabarkan bahwa dua orang yang hilang itu telah ditemukan dan sudah berada di kapalnya.
"Kabarnya kapal yang mereka naiki hanyut atau terseret hingga di perairan Pulau Pambang. Yang jelas nanti diinformasikan lagi kronologis kejadiannya," jelas dia.
Sementara Kepala Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Khairul Nazri yang sebelumnya melakukan pencarian bersama tim gabungan Polairud dan pihak lainnya telah mendapatkan informasi terkait diketemukan dua nelayan tersebut.
"Info dari keluarga korban sudah diketemukan, cuma kita lagi mendalami kebenarannya," ujar Khairul.
Diberitakan sebelumnya, perahu yang dikemudi oleh dua orang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Meranti dilaporkan hilang kontak di perairan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau - Selat Malaka.
Adapun nelayan yang juga ikut hilang dalam peristiwa itu adalah Sahrul (36) dan Mukhtar alis Atan Nogoh (60). Keduanya merupakan warga Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Baca Juga: Kapal Bawa Barang Kelontong Terbakar di Perairan Karimun, Satu Kru Tewas
Kapal tersebut diketahui bertolak dari Tanjung Balai Karimun menuju Desa Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang sejak Kamis (23/6) pukul 16.00 WIB.
Kapal berukuran 2 GT bermesin dompeng itu mengangkut barang-barang berupa kasur dan barang-barang lainnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
IRT di Siak Tewas Diserang Buaya, Sempat Diseret ke Dalam Sungai Metas
-
Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Wisata Alam Dumai, Diduga Dihabisi Suami
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa