SuaraRiau.id - Sekelompok pria menyerang petani sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Minggu (19/6/2022) siang. Peristiwa tersebut terkait konflik lahan sawit.
Terbaru, Polres Kampar berhasil membekuk para pelaku penyerangan yang diduga merupakan preman bayaran.
Tak hanya warga dewasa, sekelompok pria tersebut juga menyerang sejumlah anak-anak Desa Terantang itu.
"Saya baru keluar dari TKP dan sudah saya tangkap para pelaku kekerasan dan akan akan saya proses hukum," tegas Kapolres Kampar AKBP Rido Purba kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (20/6/2022).
Namun, AKBP Rido Purba mengaku belum bisa memastikan jumlah pelaku yang diamankan termasuk motif di balik aksi brutal tersebut. Ia menyebutkan, sementara saat ini pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari korban dan pelaku.
"Ada banyak pelaku, lagi didata dan diambil keterangan dulu, mohon waktu ya," urai Rido.
Video aksi brutal para pelaku beredar viral. Tampak sekelompok pemuda menyerang emak-emak dan anak-anak hingga berdarah-darah.
Kendati aparat TNI dan polisi berada di lokasi kejadian, namun pihak berwenang tersebut tak bisa berbuat banyak karena banyaknya jumlah pemuda dalam aksi brutal itu.
Sejumlah warga yang menjadi korban mengalami luka-luka akibat sabetan samurai dan benda tumpul lainnya yang dibawa para pelaku.
Zacky yang merupakan petani sawit di lahan terjadi konflik di Desa Terantang tersebut menjadi satu dari banyak korban.
Ia mengalami luka di bagian kepala setelah terkena sabetan samurai oleh kelompok diduga preman.
Sementara saat ini, para korban telah melakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau.
Tag
Berita Terkait
-
Konflik Lahan Sawit, Warga Terkena Sabetan Samurai Sekelompok Pemuda di Kampar
-
Gintama Live Action: Misteri Penyelidikan Pedang Keramat Pembuat Resah Umat
-
Minta Wamen ATR Balik Kampung dan Sujud Syukur, Gubernur Riau: Tolong Bantu Selesaikan Konflik Lahan
-
Berujung Minta Maaf, Ini Kronologi Hasan Panik Ditarik Orangutan di Kebun Binatang Riau
-
Viral Pria Ditarik-tarik Orangutan, Pengelola Kebun Binatang Kasang Kulim Buka Suara
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Menembus Jalan Berlumpur: M A Hasibuan, Insan BRI di Sigambal Dampingi UMKM Tumbuh dan Naik Kelas
-
Komitmen ESG BRI Dapat Apresiasi, DPLK Raih Kehati ESG Award 2026
-
Karhutla 4 Wilayah Riau Masih Mengganas, Jadi Perhatian Satgas Udara
-
Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah
-
Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka, Wajib Pakai Masker!