SuaraRiau.id - Chelsea Olivia mengaku pernah menjadi korban perundungan atau bully saat masih sekolah dulu.
“Jujur dulu tuh aku korban bully di sekolah,” kata Chelsea Olivia melalui akun Instagram @chelseaoliviaa, sebagaimana dikutip HopsID pada Sabtu, 18 Juni 2022.
Namun, ia mengaku benci saat melihat orang tua murid datang ke sekolah untuk marah-marah ke anak orang lain.
“Dan paling benci kalo liat orang tua dateng ke sekolah marah-marah ke anak lain. Amit-amit semoga saya gak begini dan anak saya ngalamin ini yah,” sambungnya.
Chelsea Olivia pun berharap ia dan suaminya tidak bersikap seperti ini jika anak-anak mereka menjadi korban bully di sekolah.
Chelsea Olivia berpandangan bahwa orangtua memang wajib melindungi anak mereka.
Namun, baginya, penting pula mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalah sendiri.
Jika anak tidak dapat menyelesaikan masalah tersebut, menurut Chelsea Olivia, barulah orang tua turun tangan.
“Sebagai orang tua tentu harus melindungi anak.. but penting juga kita mengajarkan mereka untuk bisa menyelesaikan masalah sendiri,” kata Chelsea Olivia.
Baca Juga: 4 Penyebab Anak Jadi Tukang Bully, Pernah Berada di Posisi Korban!
“Dengan catatan kalo anak udah berusaha menyelesaikan tapi gak bisa baru deh mami dan daddy turun tangan,” lanjutnya.
Istri Glenn Alinskie ini pun menceritakan pengalaman menghadapi putrinya, Nasthusha Olivia Alinskie yang ditolak bermain oleh teman.
Nastusha Olivia menceritakan bahwa anaknya mengadu saat kembali ke rumah dalam kondisi berlinangan air mata.
Kendati demikian, Chelsea Olivia tidak lantas marah-marah kepada anak yang menolak Nastusha bermain tersebut.
Ia justru mengambil kesempatan tersebut untuk mengajarkan kepada Nastusha bahwa memang tidak semua hal selalu terjadi sesuai keinginan.
Chelsea Olivia juga mengajarkan bahwa tidak semua teman yang dianggap teman juga menganggap kita teman.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Kisah Ibu Guru Atun: Dibully Murid, Dikasih Dedi Mulyadi Rp25 Juta, Lalu Disedekahkan
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Chelsea Olivia Ceritakan Kronologi Alami Gangguan di Rahim, Menstruasi Tak Kunjung Berhenti
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare