SuaraRiau.id - Kasus kekerasan yang melibatkan para remaja nampaknya mulai bermunculan di Pekanbaru. Belum selesai soal pengeroyokan geng motor, kini muncul video siswa dianiaya pelajar lain.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat siswa berpakaian Melayu dipukul dan ditendang oleh pelajar yang memakai seragam baju Melayu berbeda warna. Diduga mereka berbeda sekolah.
Berdasarkan narasi video itu, peristiwa penganiayaan siswa terjadi Hotel Arya Duta, Jalan Diponegoro, Pekanbaru pada Jumat (10/6/2022). Lokasi itu juga tak jauh dari rumah dinas Kapolda Riau.
Video yang diunggah Instagram @kabarpekanbaru, Sabtu (11/6/2022), tampak seorang pelajar berbaju muslim warna biru dipukuli oleh sekelompok pelajar berpakaian muslim warna merah muda.
Siswa tersebut bahkan mengalami luka pada bibir dan memar di bagian perut usai ditendang oleh sekelompok pelajar yang saat ini belum diketahui.
Saat Riauonline.co.id--jaringan Suara.com mengkonfirmasi ke Kapolresta, Kombes Pol Pria Budi dan Kasat reskrim, Kompol Andrie Setiawan, keduanya belum memberikan jawaban.
Padahal, masyarakat berharap keamanan dan ketertiban di Kota Bertuah ini aman dan terjaga. Namun, malah sebaliknya.
Beberapa aksi kekerasan dipertontonkan, seakan aparat kepolisian tidak bersikap cepat dan responsif menindak para pelaku.
Mulai dari kelompok diduga geng motor, hingga penganiayaan terhadap pelajar terjadi di Pekanbaru belum juga mendapat sanksi tegas dari aparat kepolisian untuk memberikan efek jera kepada para pelaku lainnya.
Respons Kadisdik Riau
Diketahui, media sosial dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan seorang siswa dengan busana melayu tampak dianiaya oleh sesama pelajar di Pekanbaru.
Dalam video yang beredar tersebut, seorang pelajar yang menggunakan pakaian berwarna biru tampak ditendang oleh pelajar lain yang mengenakan pakaian Melayu berwarna merah muda.
Diduga korban seorang diri, sementara pelajar yang melakukan penganiayaan berjumlah lebih dari 5 orang.
Peristiwa pengeroyokan itu diduga terjadi sepulang sekolah. Dari informasi, peristiwa penganiayaan terhadap sesama pelajar itu disebutkan terjadi di kawasan belakang hotel Aryaduta, kota Pekanbaru, Riau.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, M Job Kurniawan mengatakan bahwa mengecek peristiwa memilukan itu.
"Nanti kami cek, terima kasih infonya," kata dia, Sabtu (11/6/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Siswa Dihajar Pelajar Lain di Jalanan Pekanbaru, Dinas Pendidikan Riau Angkat Bicara
-
Sedang Sakit Saraf Kejepit, Aktor Ikatan Cinta Kevin Hillers Ngaku Dianiaya Perempuan Inisial SK
-
Hanyut saat Berenang di Sungai Lubuk Tongga, Tiga Pelajar di Padang Masih Hilang
-
Tahanan Tewas di Medan, Sempat Dipaksa Masturbasi Pakai Balsem
-
Miris, Pelajar SDN Cikaramat Sukabumi Sudah Tiga Tahun Belajar di Lantai
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Jaksa Panggil Setwan Terkait Tunjangan Perumahan Dinas Anggota DPRD Siak
-
BRI dan Kemenpora Perkuat Masa Depan Atlet SEA Games 2025
-
Indonesia Berprestasi di SEA Games 2025, Menpora: BRI akan Transfer ke Rekening Atlet dan Pelatih
-
4 Mobil Bekas 100 Jutaan untuk Keluarga, Mesin Bandel dan Kabin Nyaman
-
3 Mobil Suzuki Bekas 7-8 Penumpang, Desain Gagah dan Fleksibel