SuaraRiau.id - Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan dirinya tak memanggil Ronaldo Kwateh ke skuad senior.
Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa pesepak bola berusia 17 tahun itu dinilainya sulit bersaing di tengah banyaknya pemain di posisi serupa yaitu sayap.
“Ronaldo masih sulit bermain di tim senior. Jadi, daripada tidak mendapatkan kesempatan, lebih baik dia berkompetisi di Turnamen Toulon (bersama timnas U-19-red),” katanya dikutip dari Antara, Kamis (26/5/2022).
Juru taktik asal Korea Selatan itu pun berharap Ronaldo mendapat pengalaman berharga di Toulon. Sebab, di sana dia akan menghadapi tim-tim kuat dengan pemain-pemain muda berkualitas bagus.
Ronaldo Kwateh sebelumnya menjadi bagian dari timnas U-23 yang berkompetisi di SEA Games 2021. Di Pesta Olahraga Asia Tenggara itu, Ronaldo tampil baik dengan melesakkan satu gol dan membantu Indonesia meraih medali perunggu.
Akan tetapi, performa tersebut belum membuat Shin memasukkan Ronaldo ke dalam daftar pemain timnas senior yang disiapkan untuk laga persahabatan FIFA kontra Bangladesh, Rabu (1/6), dan persiapan Kualifikasi Piala Asia 2023.
Untuk posisi sayap, Shin lebih memilih sosok-sosok sarat pengalaman seperti Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana, Stefano Lilipaly, Terens Puhiri, Irfan Jaya dan Irfan Jauhari.
Namun, keputusan berbeda dibuat Shin untuk teman sebaya Ronaldo Kwateh, Marselino Ferdinan. Marselino, yang fasih bermain sebagai gelandang, dianggap Shin Tae-yong mempunyai kemampuan untuk bersaing di timnas senior.
“Meski fisik Marselino masih kurang ideal, dia masih bisa bersaing dan menunjukkan performa yang bagus,” tutur Shin.
Sementara terkait timnas U-19 yang berangkat ke Prancis untuk mengikuti Turnamen Toulon 2022, Shin menyebut bahwa performa mereka semakin bagus setelah beberapa pemainnya menjalani pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan.
Shin sendiri diputuskan tidak melatih langsung timnas U-19 yang akan ke Toulon karena fokus menyiapkan skuad timnas Indonesia menyambut laga persahabatan FIFA kontra Bangladesh, 1 Juni 2022 di Bandung dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait pada 8-14 Juni 2022.
Hal itu membuat timnas U-19 untuk sementara dipimpin oleh Radoncic dan pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti.
“Permainan timnas U-19 semakin bagus. Saya melihat langsung performa mereka dalam laga uji coba melawan Persita, Rabu (25/5). Saya juga mendapatkan laporan dari staf pelatih setiap harinya,” kata Shin.
Turnamen Toulon 2022 akan berlangsung pada 29 Mei-12 Juni 2022 di Prancis. Pada turnamen untuk pemain U-17 sampai U-23 itu, Indonesia berada di Grup B bersama Meksiko, Ghana dan Venezuela.
Turnamen Toulon tersebut juga menjadi salah satu persiapan timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 tahun 2023. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Gabung Garup Neraka, Ini Syarat Lolos ke Piala Asia 2023
-
Unggah Statistik Mentereng di Liga 1, Ilija Spasojevic Sindir Shin Tae-yong?
-
3 Striker Haus Gol yang Diacuhkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Halo PSSI! Arema FC Sudah Bikin Training Center Lho, Kamu Kapan?
-
Mobazane Tanggapi Kekalahan Timnas Indonesia di SEA Games Vietnam
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit