SuaraRiau.id - Ponsel lipat Google diperkirakan tidak akan dirilis hingga 2023. Hal itu lantaran pembuatan ponsel pintar lipat itu kembali ditunda.
Kabar itu pertama kali diperkuat berdasarkan laporan dari situs Industri Korea Elec juga analis penyedia rantai pasokan Ross Young.
"Berdasarkan informasi dari banyak sumber, nampaknya ponsel ini akan ditunda sampai musim semi pekan depan," kata Ross Young membalas sebuah cuitan yang menanyakan kabar penundaan ponsel lipat Google seperti dikutip dari The Verge, Kamis (26/5/2022).
Mengutip Antara, kehadiran ponsel lipat dari Google sebenarnya sudah dinanti di acara Google I/0 2021 namun prediksi di pasar menunjukkan indikasi bahwa ponsel itu mungkin rilis di kuartal keempat 2022.
Kemudian terbaru, penundaan kembali dikabarkan kembali dan hal ini memperkuat alasan pada Google I/0 2022 ponsel itu tidak dimunculkan dan justru malah muncul bocoran mengenai tablet besutan Pixel.
Penundaan pengenalan produk itu nampaknya terjadi karena sesederhana produk yang dikembangkan memang belum sempurna.
Balasan Ross Young mengenai penundaan ponsel lipat Google pun sebenarnya tidak merinci alasan tepat mengapa ponsel itu harus ditunda.
Beberapa bocoran sebelumnya menyebutkan Google bereksperimen dengan dua desain dari perangkat pixel bernama "Passport" dan "Jumbojack".
Sebenarnya nama itu baru muncul di internal perusahaan namun bocor ke masyarakat dan disebut bahwa "Jumbojack" merupakan ponsel yang dilipat secara horizontal seperti Samsung Galaxy Z Fold.
Sementara untuk "Passport" merupakan ponsel yang dilipat secara vertikal seperti Samsung Galaxy Z Flip atau mengadopsi model "clamshell".
Kabar terbaru menunjukkan Google tengah fokus bersiap merilis Pixel Watch dan Pixel 7. (Antara)
Berita Terkait
-
Kominfo Siapkan Ribuan Program Sertifikasi untuk Bidang Teknologi Informasi dan Analisis Data
-
Cara Cek Banjir di Google Maps, Simak Langkahnya Agar Tidak Macet dan Terjebak Genangan Air
-
Menkominfo Bertemu Presiden Google Asia Pasifik, Bahas Kerja Sama Ekosistem Digital
-
Google Salurkan Pinjaman Rp 29 Miliar ke Berbagai UMKM di Indonesia
-
Cara Translate Bahasa Asing Pakai Google Keyboard di Android dan iOS
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau
-
Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis
-
BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun
-
Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost
-
Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap