SuaraRiau.id - Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu melalui akun media sosial twitter pribadinya sedang mencari netizen yang menghina ibu kandungnya.
Bermula ketika Said Didu mengunggah sebuah foto Jokowi dan Presiden Amerika, Joe Biden.
Dalam unggahannya, Said Didu merespon sikap Jokowi yang sedang melihat ke kertas dan Joe Biden dengan tangan diangkat.
"Berharap foto ini hilang atau dihapus karena seakan seorang guru marahi muridnya karena bawa contekan," tulis Said Didu.
Sontak pemilik akun @AgusWaluyanto menanggapinya dengan nada kasar dan dinilai penghinaan sebab mengaitkan dengan orang tua.
"Didu otaknya gila bisa jadi dia di lahirkan dari keturunan seorang ibu gila," tulis @AgusWaluyanto.
Balasan @AgusWaluyanto ini, membuat Said Didu tak bisa menahan kesabarannya lagi, ia justru bereaksi keras untuk memburu netizen yang menghina itu.
Ia meminta bantuan netizen lainnya untuk berkenan membantu mencari siapa identitas pemilik akun @AgusWaluyanto.
"Mohon bantuan teman-teman carikan saya orang ini," kata Said Didu, dikutip Hops.ID dari @msaid_didu pada Sabtu, 14 Mei 2022.
Baca Juga: Saham Tesla dan Twitter Anjlok Signfikan Usai Elon Musk Terjerat Masalah Hukum
Dengan tegas Said Didu mengaku tak bisa menerima komentar pedas netizen itu, ia menyebut jika komentarnya sudah kelewat batas.
Said Didu tak habis pikir sampai netizen itu membawa-bawa ibu dengan kata yang dinilai tidak pantas dan penghinaan.
"Saya tidak bisa terima. Anda sudah memaki ibu saya !!!" gertak Said Didu.
Netizen ikut beri saran
Menanggapi kemaharan Said Didu, netizen pun ikut prihatin atas yang dialaminya. Beberapa juga diantaranya memberi saran.
"Delik Aduan, dikenakan pasal pencemaran nama baik (Penghinaan): UU ITE pasal 27(3) jo pasal 45(1) dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.1 Miliar dan ditahan saat jadi TSK," ujar @ZAEffendy.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"
-
Baskara Mahendra Jadi Sasaran Hujatan KNetz, Warganet Tak Tinggal Diam
-
Menyingkap Tabir Pertemuan Jumat Malam Prabowo Jamu 'Tamu Oposisi' di Kertanegara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Sekolah di Riau Dilarang Keras Menahan Ijazah Siswa, Apapun Alasannya!
-
5 Mobil Bekas Keren Pilihan Keluarga: Kabin Nyaman, Irit dan Muat Banyak
-
Kasus Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan Dipantau Pusat
-
Sejumlah Rumah Disegel Buntut Rusuh Protes Isu Bandar Narkoba di Panipahan
-
Wali Kota ke Satpol PP Pekanbaru: Jangan Lagi Ada Pungli ke PKL!