SuaraRiau.id - Ustaz Khalid Basalamah mendapat sorotan usai ceramahnya yang menyatakan tradisi sungkem kepada orang tua saat lebaran perlu dihindari.
Berdasarkan video singkat unggahan akun TikTok @exragenbengku itu, nampak Ustaz Khalid Basalamah tengah menjawab pertanyaan jamaahnya seputar hukum sungkem saat Lebaran.
"Bagaimana hukum sungkeman kepada orang tua saat lebaran? Lebih baik dihindari karena ada gerakan sujud, ruku, seperti gerakan ibadah kepada Allah," kata Ustaz Khalid Basalamah, dalam video itu dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu (4/5/2022).
Menurutnya, salaman dengan mencium tangan orangtua dengan menundukkan kepala tidak masalah.
"Salaman kepada orangtua boleh cium tangan dengan menundukkan kepala enggak masalah. Tapi kalau untuk menundukkan kepala sampai le dekat kaki lebih baik dihindari," terang Khalid Basalamah.
Dia pun kemudian menerangkan alasan tradisi sungkeman harus dihindari lantaran dilarang Nabi Muhammad dalam salah satu hadistnya.
"Karena Mu'adz bin Jabal dalam hadist bukhori, saat pulang dari Yaman dan dia bertemu dengan Rasulullah. Mu'adz langsung turun dari untanya dan sujud di depan kaki nabi seperti tradisi sungkeman" jelas Khalid.
"Kata nabi, kenapa kamu Mu'adz lakukan hal itu? Ya Rasulullah, semua orang di Yaman kalau menokohkan satu orang pasti dia lakukan ini. Kata Nabi, tidak Mu'adz, kalau orang boleh sujud kepada selain Allah, saya akan suruh istri sujud kepada suaminya," ujarnya.
Sontak saja unggahan video Ustaz Khalid ini langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak di antara mereka tidak sependapat dengan ulama 46 tahun tersebut.
"Bukan sujud kepada orangtua tapi sungkeman membuktikan rasa hormat kepada ortu," kata warganet.
"Apa-apa gak boleh itu adat toto kromo bos ini Indonesia punya budaya sendiri," kata warganet.
"Maaf pak saya orang Jawa bukan orang Arab, ini udah didikan dari kecil dan juga tradisi turun-temurun," kata warganet.
"Lah sungkem memang tidak ada di islam, tapi cara kami suku Jawa menghormati orang tua," kata warganet.
"Maaf tad ini bukan perkara saya menyembah orang tua saya, ini hanya karena unggah ungguh tata kesopanan dan budaya kami orang indonesia. Apalagi ibu saja jawa," katanya.
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Kecewa Tak Bisa Masuk Ragunan: Sudah Panas-panas Naek Angkot!
-
5 Kejadian Viral saat Salat Idul Fitri, Ketiduran hingga Salat di ATM
-
Muzdalifah Digunjing Saat Pamer Foto Lebaran Idul Fitri, Netizen: Mana Suaminya, Ganti Lagi?
-
Beda Pendapat dengan UAS Hingga Ustaz Khalid Basalamah, Gus Baha Justru Tidak Haramkan Rokok
-
Sering Nonton Video Ceramah Ustaz Khalid Basalamah, Jadi Alasan Pria Ini Mantap Masuk Islam
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW