SuaraRiau.id - Ratusan personel dari Satuan Brimob Kepolisian melakukan penjagaan di sekitar Gedung DPR/MPR/DPD RI menjelang demo mahasiswa pada Kamis (21/4/2022) siang.
Pada pukul 10.20 WIB, beberapa mobil water canon sudah terparkir tepat di halaman depan Gedung Parlemen RI. Beberapa mobil pengurai massa juga sudah terparkir di beberapa lokasi.
Selain itu, bagian depan gedung wakil rakyat juga sudah dipasang pembatas (barier) berawan putih dan hitam yang diperkirakan setinggi dua meter.
Pintu masuk di setiap sisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Gedung Parlemen juga sudah ditutup dengan kawat besi.
Hingga saat ini, belum terlihat rombongan massa di depan Gedung Parlemen. Jalan Jenderal Gatot Subroto juga belum ditutup oleh Polisi Lalu Lintas.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas terkait rencana unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) di tiga titik di Jakarta pada Kamis.
"Kemungkinan dari pagi kami lakukan rekayasa lalu lintas itu karena akan dipasang 'water barrier' dan 'security barrier', jadi memang harus dibentang dan harus ditutup," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Rabu (20/4).
Sambodo mengungkapkan, tiga titik yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas, yakni di sekitar Gedung DPR/MPR/DPD RI, kawasan Patung Kuda dan kawasan Harmoni. (Antara)
Berita Terkait
-
Khawatir Dijebol Mahasiswa dan Buruh yang Hari Ini Berdemo, Gedung DPR Dilindungi Barier Raksasa hingga Kawat Berduri
-
Megawati Sentil Mahasiswa Cuma Bisa Demo, Ibu-ibu Ribut Minyak Goreng tapi Beli Baju Lebaran
-
Jelang Demo di Jakarta, Tagar 21 April Gerakan People Power Bergema di Twitter
-
Cegah Massa Penyusup di Demo Buruh dan Mahasiswa, Polisi Berlakukan Filterisasi
-
Situasi Terkini Gedung DPR RI Jelang Aksi Unjuk Rasa Buruh-Mahasiswa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro