SuaraRiau.id - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI Pekanbaru meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi dan mencopot Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Tuntutan KAMMI Pekanbaru tersebut merupakan buntut dari pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait analogi toa masjid dengan gonggongan anjing.
Menurut KAMMI Pekanbaru, ujaran tersebut tidak semestinya dilontarkan seorang pejabat publik.
"Tidak pantas dan tidak seharusnya menyamakan apalagi membandingkan bunyi suara toa untuk adzan yang merupakan panggilan ibadah bagi umat islam untuk menunaikan shalat dengan suara gonggongan anjing yang air ludahnya saja itu najis. Sungguh sebuah perumpamaan yang sangat tidak tepat," papar Ketua Umum KAMMI Pekanbaru, Arif Nanda Kusuma dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (12/3/2022).
Mereka meminta dan mendesak Menag Yaqut untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khsusunya umat muslim.
Meskipun Yaqut mencoba menjelaskan tujuan dari surat edaran yang diharapkan dapat menjaga keharmonisan di masyarakat.
"Kita bayangkan lagi, kita muslim, lalu hidup di lingkungan nonmuslim, lalu rumah ibadah saudara kita nonmuslim bunyikan toa sehari lima kali dengan kencang-kencang secara bersamaan itu rasanya bagaimana?. Yang paling sederhana lagi, tetangga kita ini dalam suatu kompleks, misalnya kanan kiri depan belakang pelihara anjing semuanya, misalnya, lalu menggonggong dalam waktu yang bersamaan, kita ini terganggu nggak?" ujar Menag Yaqut saat berkunjung ke Pekanbaru.
KAMMI menilai Menag juga perlu mencabut Surat Edaran Menteri Agama No. 5 tahun 2022. Surat edaran tersebut berisi tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.
"Aturan tentang pedoman penggunaan pengeras suara di Masjid dan Musala tersebut bukanlah sesuatu hal yang baru di masyarakat. Karena sejak tahun 1978 aturan tersebut sudah ada dan berlaku di masyarakat," tegas Arif.
Berita Terkait
-
Jawaban Kemenag soal Penceramah Radikal, Singgung Program Kemasjidan
-
Label Halal Baru Terbitan Kemenag Gantikan MUI, Yusuf Muhammad: Jangan Mau Dikangkangi LSM!
-
Ucapkan Ultah Suara.com ke 8, Menag Yaqut: Teruslah Objektif, Berimbang, Kritis
-
Segera Bertolak ke Arab Saudi, Menag Yaqut Akan Bahas Persiapan Haji
-
Menag Yaqut Ngebet Pertemukan Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar di Indonesia, Ini Tujuannya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat