SuaraRiau.id - Beredar pengakuan dua remaja yang mendapat tindakan dugaan penganiayaan dari anggota Satlantas Polres Kampar pada Sabtu (26/2/2022) malam.
Dari dua remaja tersebut, satunya merupakan tunanetra. Keduanya diketahui bernama Rendi (19) dan Chandra (tunanetra) diduga dipukul dan ditampar oknum polisi di Kampar.
Dari penuturan remaja tersebut, kronologinya berawal saat mereka hendak menjemput suatu barang di Bangkinang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio.
Rendi mengendarai motor bersama Chandra diberhentikan oleh oknum Satlantas Polres Kampar karena tidak memakai helm di Jalan Ahmad Yani, dekat Pendopo Bupati Kampar.
"Saat kami mau kabur, motor polisi itu tersenggol sama kami dan patah lampu seinnya, lalu ia marah dan membenturkan kepala kami," ujar Rendi kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (1/3/2022).
Tidak hanya dibenturkan, Rendi juga mendapat tamparan pada wajah kiri dan dibogem pada bagian perut.
"Saya ditampar dan dipukul bagian perut sebanyak enam kali," terangnya.
Chandra yang tunanetra juga mendapat perlakuan sama, ia ditampar oleh anggota Satlantas Polres Kampar.
"Saya ditampar pada pipi bagian kiri. Saya sudah minta ampun masih saja dipukul," terangnya.
Sekitar pukul 22.00 WIB, keduanya, Rendi dan Chandra dibawa ke Polres Kampar untuk ditilang.
Pukul 23.00 WIB, orangtua Rendi datang menjemput dan sang polisi yang memukul baru sadar kalau Chandra tidak bisa melihat.
Menanggapi hal ini, Kapolres Kampar AKBP Rido Purba akan menyelidiki kasus ini terlebih dahulu.
"Nanti saya cek ya, Makasih infonya," tutup AKBP Rido Purba.
Berita Terkait
-
Update Kasus Dugaan Penganiayaan di Lapas Pakem, ORI DIY Sebut Ada Maladministrasi dan Kemungkinan Sanksi
-
Geger Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Kampar, Ini Ciri-cirinya
-
Ngamuk di Rumah Mantan Mertua, Pria Jombang Ini Pecahi Kaca Lalu Hajar Tiga Orang
-
Pakai Trailer dan Dikawal Satlantas Polres Lombok Barat, Patung Presiden Joko Widodo Bermotor Tiba di Sirkuit Mandalika
-
Nahas! Usai Jadi Korban Pencurian, Warga Cengkareng Dianiaya Pecatan Polisi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
3 Mobil Kecil Bekas untuk Pemula yang Hemat Perawatan, Kabin Lapang
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Rieche Endah Kini Permudah Transaksi Perbankan Warga Dusun di Sumbawa
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang