SuaraRiau.id - Sebanyak 12 kabupaten kota di Riau menerima kucuran Bantuan keuangan (Bankeu) khusus dari APBD provinsi tahun 2022.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Riau Indra melalui Sekretaris BPKAD Ispan mengatakan, besar alokasi dana tersebut adalah Rp185.514.000.000 yang diperuntukan untuk empat pembiayaan kegiatan.
"Bankeu khusus tersebut untuk pembiayaan gaji guru bantu, bantuan keuangan ke kecamatan, bantuan rumah layak huni dan bantuan pembiayaan kegiatan MTQ," kata Ispan, melansir riaulink, Sabtu (26/2/2022).
Lebih lanjut dikatakannya, setiap daerah berbeda jumlah guru bantu, kemudian jumlah kecamatan serta jumlah yang mendapat rumah layak huni. Oleh karenanya setiap kabupaten kota menerima jumlah Bankeu yang berbeda.
"Karena jumlah penerima berbeda-beda, maka tiap daerah tidak sama menerima Bankeu. Seperti Kabupaten Kepulauan Meranti itu, jumlah guru bantuannya sedikit, kecamatan juga sedikit, jadi jumlah Bankeunya juga sedikit dibanding daerah lainnya," ujarnya.
Dijelaskan Ispan, tahun ini yang paling banyak mendapatkan Bankeu khusus tersebut yakni Kabupaten Kuansing. Dengan total Bankeu sebesar Rp30.192.000.000. Kemudian Kabupaten Kampar sebesar Rp26.052.000.000 dan Rokan Hulu Rp20.140.000.000.
"Selanjutnya Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp17.028.000.000, Rokan Hilir Rp16.020.000.000, Indragiri Hulu Rp15.401.000.000, Kota Pekanbaru Rp14.052.000.000, Bengkalis Rp13.426.000.000, Siak Rp10.787.000.000, Dumai Rp10.466.000.000, Pelalawan Rp8.909.000.000 dan Kepulauan Meranti Rp3.860.000.000," katanya.
Berita Terkait
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Lowongan Kerja PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Segini Gajinya
-
310 Warga Riau Ikut Operasi Katarak Gratis, Kolaborasi Polda dan Lintas Sektor Hadirkan Harapan Baru
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa
-
BRI Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Wacana Buyback Saham BUMN
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit