SuaraRiau.id - Harga sawit Riau untuk periode 23 Februari-1 Maret 2022 mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Harga kelapa sawit memecahkan rekor tertinggi sebesar Rp3.680,16 per kg atau naik Rp114,39 dari pekan sebelumnya.
"Kenaikan harga dengan memecah rekor tertinggi itu, dipicu oleh harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) melonjak cukup tajam pada perdagangan pagi jelang Senin (21/2) siang," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja dikutip dari Antara, Selasa (22/2/2022).
Ia mengatakan, pada Senin (21/2/2022) pukul 09:48 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 5.644/ton melonjak 2,49 persen. Harga CPO berhasil membukukan kenaikan secara bulanan sebanyak 8,1 persen.
Mengacu kepada The Straits Times, katanya lagi, harga CPO diprediksikan tetap naik stabil di mana harga CPO menyentuh rekor tertinggi di 6 bulan terakhir dalam reli yang didorong oleh kombinasi faktor fundamental. Kebijakan dari produsen dan importir minyak kelapa sawit mendorong harga CPO dunia naik.
"Di Januari, pemerintah Indonesia membuat kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang mewajibkan produsen minyak kelapa sawit untuk memasok permintaan dalam negeri sebanyak 20 persen, setelah itu produsen baru boleh mengekspor minyak kelapa sawit ke luar negeri," katanya.
Selain itu, katanya lagi, permintaan minyak kelapa sawit meningkat karena CPO menjadi bahan dasar utama untuk membuat biodiesel yang digadang-gadang akan dijadikan bahan bakar masa depan oleh Kementerian Pertanian Indonesia.
Biodiesel menjadi energi alternatif bahan bakar fosil. Tidak hanya itu, Kementerian Pertanian Indonesia melakukan lompatan besar dalam inovasi biodiesel dengan tipe B20, B30, dan B100.
Namun B100 adalah tipe yang menggunakan 100 persen minyak kepala sawit sebagai bahannya dan tidak dicampur oleh bahan bakar fosil sama sekali.
B100 diprediksikan akan menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat digunakan untuk jarak tempuh yang lebih lama dibanding tipe lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga TBS Sawit di Sulbar Ditetapkan Sebesar Rp 3.041 Per Kilogram
-
Harga Sawit Riau Turun Lagi, Rp 3.565 per Kilogram Sepekan ke Depan
-
Harga Sawit Riau Turun, Sepekan ke Depan Rp 3.606 per Kilogram
-
Sempat Turun, Harga Sawit Riau Melejit Lagi Tembus Rp 3.621 per Kilogram
-
Harga Sawit Turun Drastis, Dinas Perkebunan Riau Wanti-wanti ke Perusahaan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar