SuaraRiau.id - Viral, seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) membentak Kepala Dinas Pendidikan Pematangsiantar, Sumatera Utara.
Video tersebut beredar dan diunggah oleh sejumlah akun ke media sosial, salah satunya Instagram @onlinenews_idn.
Otomatis video itu menarik perhatian netizen dan memancing beragam komentar.
Dikutip dari Hops.ID, Sabtu 19 Februari 2022, Dalam video memperlihatkan para pelajar SMA terjaring razia oleh Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.
Mereka kedapatan berada di sejumlah tempat di antaranya tempat permainan biliar dan kafe.
Pelajar itu lalu digiring untuk menjalani swab test antigen dan berlanjut dengan pembinaan. Saat Kepala Dinas Pendidikan Pematang Siantar Rosmayana Marpaung turut turun lapangan.
Pelajar itu terdiam usai Rosmayana menanyakannya kenapa pada jam pelajaran, yang seharusnya ia belajar dari rumah secara daring, malah ditemukan di tempat permainan biliar.
Kemudian, Rosmayana bertanya, “Siapa yang suruh kamu di sekolah.”
“Gurunya, Bu,” jawab pelajar dengan cara membentak dan beralasan ke sekolah karena ada ujian.
Pegawai Dinas Pendidikan lainnya langsung tersulut emosi. Mereka kesal dengan sikap tidak hormat para pelajar itu.
Terhadap ke-19 pelajar SMA sederajat yang diamankan ini, Dinas Pendidikan akan memanggil guru Bimbingan Konseling (BK) masing-masing sekolah, untuk melanjutkan pembinaan dengan memanggil orang tua siswa yang bersangkutan.
“Karena memang negatif hasil Swabnya, ini kami panggil para guru BK atau Kepala Sekolah yang ada siswanya di sini dan supaya tanggungjawab setidaknya dikembalikan kepada orangtua murid,” katanya.
Selanjutnya, dengan siswa yang sempat membentaknya, Rosmayana juga akan memanggil kepala sekolah untuk mengonfirmasi kebenaran adanya ujian. Adapun orangtua siswa telah hadir di Dinas Pendidikan.
Unggahan video viral ini di post ulang oleh akun @bogordailynews dan menyedot perhatian warganet.
Mereka pun ramai-ramai mengisi kolom komentar. Sebagian besar warganet geram dengan ulah si pelajar.
Berita Terkait
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Drama Undercover High School: Saat Agen Rahasia Menyamar Jadi Siswa SMA
-
Pembatasan AI bagi Siswa SD hingga SMA: Melindungi atau Mengancam Masa Depan Anak Bangsa?
-
Dari Sampah Sekolah Jadi Pakan Gratis: Kisah 3 Siswa SMA Atasi Krisis Pangan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Makna dan Filosofi Logo HUT Riau ke-69, Berikut Link Download-nya
-
Jadi Tersangka, 3 Karyawan di Pekanbaru Bongkar Praktik Mafia Solar Subsidi Atasan
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby