SuaraRiau.id - Ustaz Khalid Basalamah dilaporkan artis Sandy Tumiwa ke Bareskrim Polri terkait isi ceramah tanya jawab mengenai wayang haram yang dinilai telah menghina budaya.
“Hari ini saya mau melaporkan (Ustaz Khalid Basalamah) kalau saya bilang artis, karena lagi dekat-dekat sama artis, dan tindakannya sebenarnya merugikan masyarakat Indonesia, yaitu menghina budaya,” kata Sandi dikutip dari Antara, Selasa (15/2/2022).
Mantan suami Tessa Kaunang tersebut menyebut, pernyataan Ustaz Khalid Basalamah tentang memusnahkan atribut perwayangan tidak bisa ditolerir. Berdampak pada generasi muda Indonesia, karena seharusnya budaya dilindungi dan dilestarikan.
Sandy mengataskan nama dirinya sebagai Ketua Humas DPP Setya Kita Pancasila, menyertakan sejumlah bukti untuk membuat laporan, di antaranya tangkapan layar video ceramah Ustaz Khalid Basalamah, serta salinan berkas pihak-pihak yang keberatan dengan pemusnahan wayang.
Namun, usai mendatangi ruang Bareskrim Polri, Sandy dan anggota Satya Kita Pancasila diminta petugas Polri untuk melengkapi bukti-bukti otentik dan legalitas dari organisasi.
“Tadi kami habis konsultasi dengan pihak Bareskrim mengenai tindakan yang diduga ujaran kebencian, yang mengatakan bahwa wayang itu harus dimusnahkan. Tapi harus ada hal yang harus kami lengkapi, bukti-bukti otentik serta melengkapi bukti legal, legal standing, besok (Rabu, Red) saya akan ke sini lagi,” kata Sandy.
Video Ustaz Khalid Basalamah tersebut ditayangkan sekitar empat tahun lalu, dalam video tersebut Ustaz Khalid membacakan pertanyaan dari seorang jamaah yang berprofesi sebagai dalang. Ia menannyakan tata cara bertobat dari profesi lamanya.
Lalu Ustaz Khalid Basalamah menjawab pertanyaan tersebut, secara lengkap dan tidak mengurangi rasa hormat terhadap tradisi dan semua suku yang ada di Indonesia.
Menurut dia, sebagai umat Islam yang sadar akan tuntutan agama, harus menjadikan Islam sebagai tradisi dan budaya, bukan sebaliknya. Ia pun mengatakan wayang sebagai peninggalan nenek moyang yang bisa dikenang, dan sebagai tradisi orang orang terdahulu.
Dalam Islam, tradisi tersebut tidak dibolehkan, dan tata cara bertobat adalah dengan meninggalkan dosa-dosa lama, menyesali perbuatannya dan berjanji kepada Allah tidak mengulangi perbuatannya.
“Masalah tobat, ya tobat nasuha kepada Allah SWT, dengan tiga syarat yang sudah diketahui, meninggalkan dosa-dosa, menyesal, dan janji sama Allah tidak mengulanginya, dan jika dia punya lebih baik dia dimusnahkan, lebih baik dihilangkan,” kata Ustaz Khalid dalam video yang diunggah empat tahun silam.
Tidak hanya itu, Ustaz Khalid Basalamah juga menyampaikan perlu mempertemukan tradisi dengan ilmu pengetahuan, agar tidak hilang 100 persen kebiasaan dan tradisi tersebut. Sudah ada teknologi canggih saat ini, di mana orang bisa tampil di atas panggung dan bercerita seperti wayang.
“Maka sebenarnya wayang-wayang ini sudah digantikan dengan manusia yang sudah jelas-jelas nyata. Saya yakin juga kalau generasi sekarang sudah lebih cenderung meninggalkan karena ini sudah zaman dulu,” kata Khalid.
Menanggapi kegaduhan soal ceramah wayang dimusnahkan tersebut, Ustaz Khalid Basalamah melalui akun resmi instagram menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf 24 jam yang lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Muhammadiyah: Sejarah Membuktikan Wayang Menjadi Media Dakwah yang Efektif
-
Ustaz Khalid Basalamah Minta Maaf dan Klarifikasi Ceramah Soal Wayang Haram
-
Setya Kita Pancasila Akan Laporkan Ustaz Khalid Basalamah soal Ceramah Wayang ke Bareskrim
-
Gurita Bisnis Ustadz Khalid Basalamah, dari Biro Jodoh Hingga Restoran
-
Datangi Bareskrim Sore Ini, Sandy Tumiwa Polisikan Ustaz Khalid Basalamah Terkait Ceramah Wayang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya