Sampo palsu memiliki wangi yang lebih menyengat dibandingkan sampo asli. Dalam kasus ini polisi menyita ribuan sampo dan minyak rambut palsu senilai Rp4,7 milyar.
Terduga Herman pun bisa diancam hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp1,5 milyar.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Atika Kusuma Dewi mengatakan jika bahan baku yang digunakan untuk memproduksi sampo palsu sangat berbahaya jika terkena kulit manusia.
“Soda api kan punya senyawa kimia natrium hidroksida, nah itu memang diperuntukkan bukan untuk kulit,” kata Atika.
Dia juga mengatakan soda api biasa digunakan untuk membersihkan toilet supaya tidak mampet dan membersihkan cat dari furnitur ataupun dari besi.
”Jadi itu sangat berbahaya. Alkohol 96 persen biasanya diperuntukkan untuk desinfektan, untuk anti mikroba atau mensterilkan bahan-bahan atau alat-alat kedokteran,” jelasnya.
Apabila alkohol 96 persen dipakai di kulit, menurutnya, akan menimbulkan iritasi yang sangat kuat terhadap kulit.
”Apabila sudah dalam jangka panjang menggunakan sampo ini, (bisa) dilihat apakah rambut ada efek samping jadi kering, mudah patah dan kulit kepalnya mudah gatal dan bersisik, nah itu sudah harus diterapi,” ungkap dia.
Tag
Berita Terkait
-
Pulangkan 98 Pegawai Pinjol Ilegal di PIK, Polda Metro Jaya: Hanya sebagai Saksi
-
Pengusaha Asal Bali Datang ke Medan Gerebek Istri Diduga Sama Pria Lain di Rumah Kontrakan
-
Delapan Orang Digelandang Polisi, Salah Satunya Diduga Oknum PNS, Pengedar Narkoba?
-
Kantor Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polda Metro Jaya Kelola 14 Aplikasi, Ini Rinciannya
-
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di PIK, Polda Metro Jaya Amankan 99 Orang
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro
-
Puluhan Warga di Rokan Hulu Diserang Orang Tak Dikenal, Ngaku Diancam Senjata Api