SuaraRiau.id - Bocah 5 tahun bernama Almira Asyura tewas tenggelam usai terpeleset di parit Jalan Gaya Baru, Duri, Kabupaten Bengkalis.
Tubuh korban diduga tak mampu menahan arus. Ia terpeleset ke parit saat hujan mengguyur kawasan tersebut, Selasa (1/2/2022) pukul 17.20 WIB.
Kapolsek Mandau Kompol melalui Kanit Reskrim AKP Firman saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tenggelamnya seorang bocah di parit jalan Gaya Baru, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis.
Ia mengungkapkan, kronologis bocah tenggelam yang terjadi sore sekitar pukul 17.20 WIB.
Saat itu, korban bersama kakaknya Ayyana Zahra (9) dan Ibunya Rossi Firgalina (39) berada di warung miliknya di jalan Gayabaru dekat SMPN 03 Mandau.
"Sekira pukul 17.30 WIB karena cuaca sedang hujan dan sudah menjelang magrib, ibunya menyuruh korban dan kakaknya untuk pulang ke rumah. Pada saat perjalan pulang, setibanya di TKP kakaknya Ayyana dan korban berhenti bermain air di sekitar TKP, lalu korban tergelincir dan masuk ke dalam parit dengan lebar lebih kurang 1 meter," kata Firman, Selasa (1/1/2022) malam.
Mengetahui hal tersebut, kakaknya bernama Ayyana langsung berlari meminta tolong masyarakat dan memberitahukan kejadian kepada ibunya serta masyarakat sekita.
Usai warga geger dan berdatangan, mereka turut melakukan upaya pencarian disekitar lokasi kejadian dan menelusuri parit.
"Sekira pukul 17.50 WIB warga bernama Ahmad Lamazi (71) dan Abdul Hadi (43) menemukan korban terseret arus. Pada saat ditemukan, korban sudah tidak bergerak," ungkapnya.
Kemudian, kata Firman, warga bernama Ahmad Lamazi dan Abdul Hadi melakukan upaya pertolongan pertama dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Permata Hati di Duri.
"Setibanya di Rumah Sakit Permata Hati dilakukan upaya penyelamatan, namun korban sudah meninggal dunia. Sementara adapun jarak antara TKP 1 dengan TKP 2 tempat ditemukannya korban sepanjang lebih kurang 400 meter dan lebar parit lebih kurang 1 meter," jelasnya.
Sementara itu salah seorang warga Kelurahan Duri Timur, yang tidak jauh tinggal dari rumah korban bernama Iin Afrizon mengatakan dengan adanya kejadian tenggelamnya seorang bocah didalam parit tersebut berharap ke depan parit tersebut agar di kasih pagar untuk menghindari hal-hal serupa.
Sebab, parit di kawasan tersebut cukup lebar dan membahayakan bagi anak-anak setempat.
"Kita berharap parit yang ada jalan Gaya Baru ini agar dikasi pagar untuk menghindari agar tidak terjadi lagi korban yang lain," ujarnya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Tragis! Terseret Arus Pantai Niyama Tulungagung, Tiga ABG Tewas Diduga Masuk Palung, 3 Jam Baru Ditemukan
-
Terpeleset saat Cari Pakan Ternak di Kebun, Samsuri Warga Ponorogo Tewas
-
Kakek-kakek Bejat di Riau Cabuli Bocah Kakak Beradik di Bawah Umur
-
Bocah 7 Tahun di Kabupaten Serang Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Rawa
-
Jumat Kelabu, 3 Bocah di Kabupaten Tegal Tewas Tenggelam Saat Main di Kali
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
Segera Dibuka, Berikut Link SPMB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru