SuaraRiau.id - Pasangan Nurul Arifin dan Mayong Suryo Laksono kehilangan sosok anaknya Maura Magnalia Madyaratri yang meninggal pada Selasa (25/1/2022) dini hari.
Maura Magnalia ditemukan asisten rumah tangga sudah meninggal dunia di meja makan saat anggota keluarga yang lain sedang tertidur pulas.
Jenazah putri Nurul Arifin itu dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat pada Rabu 26 Januari 2022.
Nurul Arifin tak kuasa menahan tangis saat mengantarkan sang anak ke peristirahatan terakhir. Suasana haru juga menyelimuti pihak keluarga dan rekan terdekat saat pemakaman.
Ia mengungkapkan bahwa putrinya dimakamkan bersama barang kesayangan. Beberapa benda kesayangan Maura di antaranya air mineral, rokok, sepatu hingga buku.
Barang-barang tersebut disukai mendiang Maura Magnalia semasa hidupnya. Oleh karena itu, barang-barang tersebut ikut dimakamkan bersama jenazah Maura.
"Itu barang-barang kecintaan dia, air mineral juga kita masukin. Dia sehari minum enam botol, enam liter, jadi dimasukin. Terus rokok kesukaannya, sehari dua pak, terus ada sepatu boots yang memang favoritnya dia, kemanapun dia pergi, mau di kampung, mau di kota selalu pakai," ujar Nurul Arifin dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com.
"Terus ada buku, satu buku bacaan dia. Dia senang mambaca, dan selalu juara kalau menulis essay," imbuhnya.
Lebih lanjut, Nurul Arifin juga mengungkapkan soal keinginan Maura yang belum terwujud, yakni menjadi seorang profesor. Hanya saja, artis senior yang kini terjun ke dunia politik itu meminta putrinya untuk bekerja.
"'Saya mau menjadi profesor' dia bilang gitu. Saya bilang 'kamu ingin kuliah terus kan' pengin jadi dokter, profesor, 'tapi kalau kamu enggak kerja, kapan kamu bisa raih gelarnya'," ujarnya.
Hal itu lah yang membuat Nurul Arifin merasa menyesal. Pasalnya tak menuruti keinginan Maura Magnalia yang ingin terus sekolah.
"Mungkin dia tidak mau dikejar-kejar untuk kerja, apalagi anaknya suka belajar. Jadi saya juga nyesel juga mendorong-dorong dia kerja karena dia inginnya sekolah terus," tuturnya.
Selain itu, Nurul Arifin juga merasa terpukul setelah anak keduanya Melkior Mirari Manusaktri atau yang akrab disapa Dimel bicara soal waktu bersama keluarga. Nurul menyadari bahwa waktu bersama keluarga adalah sangat penting.
"Waktu itu sangat padat sekali, jadi apa yang dikatakan Dimel tadi malam itu sangat memukul saya. Ternyata kamu bisa punya apa saja, tapi kamu tidak punya waktu, semuanya kosong," ungkap Nurul.
Untuk ke depannya, istri Mayong Suryo Laksono tersebut ingin memanfaatkan banyak waktu bersama keluarga.
Tag
Berita Terkait
-
7 Kenangan Nurul Arifin dan Maura Magnalia, Kini Tinggal Kenangan
-
Fakta Terbaru Maura Magnalia Meninggal Dunia, Nurul Arifin Ungkap Penyesalan: Ini Pelajaran
-
Maura Magnalia Stres Sebelum Meninggal, Nurul Arifin Menyesal Kelewat Cinta Pekerjaan
-
Selain Putrinya, Nurul Arifin Juga Punya Riwayat Sakit Jantung dan Pernah Jalani Operasi
-
9 Anak Artis Meninggal di Usia Muda, Terbaru Maura Putri Nurul Arifin
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak