SuaraRiau.id - Seorang imigran Afghanistan ditemukan tewas di Wisma Indah Sari, Jalan Putri Indah, Simpang Tiga, Bukit Raya, Pekanbaru pada Minggu (16/1/2022) malam.
Belakangan, pria pengungsi Afghanistan yang nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri diketahui bernama Sayid Nader Balkhi (41).
Menurut Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, kejadian ini diketahui istri korban Nasibah Musawi (38).
Nasibah kala itu langsung berteriak melihat suaminya tengah tergantung di dalam kamar dengan leher terikat.
"Kejadian ini diketahui istri korban dan si istrinya berteriak. Mendengar teriakan istri, warga imigran lain menghampiri dan melihat korban tengah tergantung dalam kamarnya dekat dinding kamar mandi," jelas Kompol Andrie dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (16/1/2022).
Korban bunuh diri pun langsung diturunkan oleh warga imigran lain. Saat diperiksa korban masih ada denyut nadi namun lemah dan dicoba pertolongan pertama dengan menekan-nekan dada korban.
"Selah itu, korban langsung dibawa ke RS Awal Bross Sudirman, namun sesampainya di RS nyawa korban sudah tidak tertolong," jelas Andrie.
Kompol Andrie juga masih menyelidiki penyebab Imigran Afghanistan ini nekat melakukan aksi gantung diri.
"Saat ini kita masih memeriksa sejumlah saksi terkait meninggalnya korban, namun dari hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan pada diri korban," ungkap Andrie.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Tag
Berita Terkait
-
Pemuda di Pekanbaru Putuskan Mualaf usai Rasakan Manfaat Berpuasa
-
Dihipnotis Wanita, Nenek-nenek di Pekanbaru Tak Sadar Jual Emas Rp 30 Juta
-
Bule Inggris Ditemukan dengan Luka Sayatan, Diduga Bunuh Diri karena Depresi
-
Lantik Partai Ummat Riau, Amien Rais Sentil Nasib Demokrasi Era Jokowi
-
Tabrak Lampu Merah, Pengemudi Toyota Rush di Pekanbaru Tewas di Tempat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW