SuaraRiau.id - Stok vaksin mulai menipis di gudang Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan kota Pekanbaru. Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) mengajukan permintaan tambahan vaksin ke pemerintah pusat.
"Kendala kami saat ini adalah persediaan vaksin. Kami sudah mengusulkan ke pusat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau. Agar, alokasi vaksin yang diberikan ditambah," kata Kepala Dinkes Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih, dikutip dari riaulink Jumat (14/1).
Stok vaksin tersisa yang saat ini adalah sekitar 2.000 dosis. Padahal, Pekanbaru harus memvaksin sekitar 103.017 anak usia 6-11 tahun.
"Sebenarnya, kami ingin menuntaskan vaksinasi anak di bulan Januari ini. Mudah-mudahan, tambahan vaksin segera datang," ungkap dr Bob, sapaan akrabnya.
Vaksin banyak digunakan dalam kegiatan vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun pada 12 Januari lalu. Vaksinasi massal digelar di 17 lokasi di 15 kecamatan. Target vaksinasi 10.000 anak.
"Vaksinasi massal ini yang kami lakukan ini agar anak SD dapat melakukan pembelajaran tatap muka," ucap dr Bob.
Berita Terkait
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak
-
Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla
-
Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak