SuaraRiau.id - Serial Layangan Putus baru-baru ini menjadi idola baru drama di Indonesia. Bahkan, serial original WeTV Layangan Putus telah mencetak rekor terbarunya.
Menurut WeTV, Layangan Putus tak hanya menduduki posisi top trending selama berminggu-minggu, namun telah ditonton lebih dari 15 juta kali dalam satu hari penayangannya.
Di media sosial, serial ini juga viral dan menjadi topik yang banyak diperbincangkan warganet seperti terlihat pada analisis Google Trends.
Layangan Putus menjadi topik yang paling banyak dicari, mengalahkan pencarian untuk tayangan-tayangan lainnya.
Bahkan, tagar dan percakapan tentang Layangan Putus, Aris, Kinan dan Lydia sempat merajai daftar trending topik di berbagai media sosial.
Yang menarik, scene kemarahan Kinan yang mengetahui Aris membawa Lydia ke Cappadocia dengan cepat menyebar menjadi meme dan parodi di banyak platform.
Scene ini sangat ikonik dan mampu memicu kreativitas masyarakat untuk menjadikannya konten-konten hiburan hingga promosi.
"Ini adalah suatu permulaan yang sekaligus membuktikan WeTV selalu menghadirkan serial berkualitas yang hits kepada pengguna yang mampu memicu percakapan di media sosial. Kami bangga bahwa WeTV kini dikenal sebagai platform yang memberikan hiburan dan tontonan berkualitas bagi masyarakat Indonesia," kata Country Head WeTV dan iflix Indonesia Lesley Simpson dikutip dari Antara, Rabu (12/1/2022).
Serial yang dibintangi Reza Rahardian dan Putri Marino ini saat ini telah memasuki episode ke-delapan. Episode yang ditunggu-tunggu penonton ini menceritakan Kinan yang berhasil menjebak Aris dan Lydia di dalam satu ruangan bersamanya.
Kinan juga membeberkan semua yang diketahuinya pada Aris dan Lydia. Tak hanya itu, aksi Kinan dilanjutkan dengan mengusir Aris hingga menggugatnya dengan tuduhan perbuatan zina.
Layangan Putus sendiri bukan serial pertama WeTV yang menjadi perbincangan publik. Sebelumnya, WeTV Original My Lecture My Husband yang dirilis pada 2020 telah mencuri perhatian publik.
Pada 2021, sejumlah judul juga menduduki posisi trending, seperti Imperfect The Series, Little Mom, Antares, dan Kisah Untuk Geri. Little Mom bahkan meraih penghargaan MURI sebagai webseries pertama Indonesia yang trending di 22 negara.
Sementara, Kisah Untuk Geri juga memenangkan penghargaan Pemeran Pria Terpuji Dalam Serial Web di tahun 2021.
Sebagai produk Tencent Video untuk para pengguna Internasional, WeTV juga menjadi platform streaming video (Over-The-Top/OTT) yang potensial bagi para pengiklan.
"Keunggulan WeTV sebagai tempat untuk beriklan karena kami memiliki variasi lengkap berbagai format pemasangan iklan yang inovatif dan dapat disesuaikan dengan segmentasi brand atau produk. Didukung jangkauan penonton yang sangat luas dan jumlah penonton yang terus meningkat, WeTV adalah pilihan yang tepat bagi pengiklan yang menginginkan cara berpromosi yang baru dan berbeda," jelas Lesley. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ramai Penthouse Seharga Rp5 M di Layangan Putus, Cewek Ini Malah Ketemu yang Rp93 M
-
It's My Dream, Not Her Jadi Adegan Tersulit Bagi Putri Marino di Layangan Putus
-
Enzy Storia Labrak Anya Geraldine Gegara Layangan Putus: Emosinya Dapet Banget!
-
Apa itu Cappadocia, Tempat yang Jadi Mimpi Kinan di Series Layangan Putus?
-
Tingkah Kocak Reza Rahadian Saat Joget Pargoy Bikin Warganet Heboh
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Setelah UAS, Ahli Psikologi Forensik Jadi Saksi Abdul Wahid: Mens Rea Tak Utuh
-
Assalamualaikum Masjid Dongsi Beijing, Saksi Sejarah Peradaban Islam di Tiongkok
-
Blunder SF Hariyanto Sebut MBG Bikin PAD Rendah, Mengapa Tak Dikritik Gerindra?
-
Tiga Pejabat di Siak Jadi Tersangka Pemerasan Tender Proyek
-
Mutasi Besar-besaran Jajaran Polda Riau, Berikut PJU dan Kapolres yang Diganti