SuaraRiau.id - Pelatih Shin Tae-yong mengingatkan kepada pemain Timnas Indonesia untuk memaksimalkan waktu istirahat agar tak cedera ketika bermain di liga.
"Jika istirahat tidak bagus, pemain rawan cedera," kata Shin Tae-yong dikutip dari Antara, Kamis (6/1/2021).
Ia menyatakan bahwa saat ini anak-anak asuhnya dalam kondisi letih secara fisik dan mental. Hal itu lantaran Skuad Garuda menjalani aktivitas padat sepanjang November sampai Desember 2021.
Saat itu, Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki, dilanjutkan dengan mengikuti Piala AFF 2020 di Singapura.
Kegiatan baru selesai pada 1 Januari 2022, di mana Indonesia menghadapi laga leg kedua final Piala AFF 2020 kontra Thailand.
Hasil seri 2-2 pada laga itu membuat Indonesia kalah agregat 2-6 dan berhak atas peringkat kedua (runner up) turnamen.
Setelah itu, Evan Dimas dan kawan-kawan kembali ke Tanah Air dan melaksanakan karantina selama lima hari hingga Kamis (6/1).
Masa karantina dipercepat atas persetujuan Satgas Penanganan Covid-19, tidak mengikuti aturan pemerintah Indonesia yaitu minimal 10 hari, lantaran semua pemain timnas berada dalam sistem gelembung (bubble) selama Piala AFF 2020 di Singapura dan mengikuti tes usap PCR satu kali setiap tiga hari. Nantinya, para pemain juga berada dalam "bubble" di Liga 1 Indonesia 2021-2022.
Ketika berada di klub, Shin Tae-yong berharap para pemain timnas Indonesia bisa menjadi contoh bagi rekan-rekannya yang lain.
"Harus bisa memperlihatkan perilaku terbaik," kata pelatih asal Korea Selatan itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Incar Menit Bermain di Lechia Gdansk, Witan Sulaeman Siap Kerja Keras
-
Shin Tae-yong Diskusi Bareng Asnawi, Egy, Witan dan Abi Usai Piala AFF, Apa yang Dibahas?
-
Baru Dibubarkan, Timnas Indonesia akan Kembali Kumpul Demi Dongkrak Peringkat FIFA
-
Viral Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Bikin Cuitan 'Kasih Keras'
-
Tampil Apik, 4 Pemain Timnas Indonesia Bermain di Klub Luar Negeri
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik