Diketahui, tulisan Arab Melayu sudah ada sejak jaman dahulu, termasuk di Riau. Hingga kini tulisan tersebut dipakai di hampir semua penanda Jalan atau nama-nama perkantoran termasuk kantor pemerintahan.
Bahkan aksara Arab Melayu digunakan sebagai pelajaran muatan lokal sekolah di Riau seperti halnya di Jawa ada aksara Hanacaraka.
Mengutip Twitter Wikipedia bahasa Indonesai @idwiki, beberapa bahasa daerah di Indonesia memakai abjad Jawi, yaitu abjad Arab yang diubah untuk menulis bahasa Melayu.
Abjad Jawi digunakan di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Aceh dan Kalimantan (bahasa Banjar).
Sementara itu abjad pegon merupakan abjad arab yang digunakan untuk menulis bahasa jawa, sunda, madura dan Indonesia. Biasanya abjad pegon digunakan sebagai aksara/abjad alternatif dari bahasa tersebut.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
-
TNI AL Periksa Benda Mirip Tank Terapung di Kepri, KSAL: Seperti Tongkang
-
Sempat Buron, Dosen Unri Otak Perusakan Sejumlah Rumah Buruh Ditangkap
-
Naik Lagi Jadi Rp3.179 per Kg, Ini Daftar Harga Sawit Riau Sepekan ke Depan
-
Pisah Sambut, Agung Setya Beri Pesan untuk Kapolda Riau Baru M Iqbal
-
Syamsuar Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Pertama di Riau
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
BRI Hadirkan Fitur Pesan Obat di BRImo, Kolaborasi Praktis dengan Apotek K-24
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN
-
Berkat Program Desa BRILiaN, Desa Sumowono Mampu Kelola BUMDes dan Buka Lapangan Kerja
-
Pemberdayaan Desa BRILian Mampu Wujudkan Perekonomian Desa Hendrosari Melaju Optimal
-
Kisah Sukses BRILink Agen Bakauheni, Usaha Kecil yang Kini Jadi Solusi Keuangan Warga