SuaraRiau.id - Gubernur Riau Syamsuar dan PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Riau.
Peresmian SPKLU tersebut berlangsung di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekanbaru, Jumat (31/1/2022).
SPKLU merupakan bagian dari implementasi kelengkapan infrastruktur bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).
Untuk itu PLN berkomitmen menyediakan sejumlah SPKLU baik yang disediakan secara mandiri oleh PLN, ataupun melalui kerjasama dengan pihak swasta.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan dengan adanya SPKLU ini dapat mendorong warga masyarakat khususnya di Provinsi Riau agar beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai sehingga lebih ekonomis,ramah lingkungan dan mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon serta menekan penggunaan BBM .
"Hal ini sejalan dengan program Riau Hijau untuk menciptakan udara yang lebih bersih. Mobil listrik ini tidak mengeluarkan polusi,tidak merusak lingkungan tidak ada bedanya dengan kendaraan konvensional yang memakai BBM malah lebih baik dan ekonomis. Suaranya tidak," jelas Gubernur Syamsuar.
Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Adi Lumakso yang diwakili oleh Executive Vice President Transmisi Sumatera dan Kalimantan,Nurwahyu Dhinianto menjelaskan penyediaan infrastruktur Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) ini diberikan mandat oleh pemerintah dalam bentuk penugasan kepada PLN yang tertuang dalam peraturan presiden dan peraturan menteri ESDM.
“Untuk percepatan pembangunan infrastruktur KBLBB dalam hal ini SPKLU, PLN membuka kesempatan bagi pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dengan skema bisnis yang sudah disiapkan oleh PLN kami juga mohon support dan dukungan dari stakeholder pemerintahan dan komunitas kendaraan listrik di riau serta semua pihak untuk dapat mewujudkan Electric Life Style di Provinsi Riau," jelasnya.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyampaikan menjelaskan tarif pengisian adalah Rp 1.450 per kWh. Bila baterai diisi secara penuh dari 0 hingga 100% , satu unit mobil listrik bisa menempuh jarak hingga 322 km.
"Jadi pengguna kendaraan cukup mengisi 40 kWh dengan kondisi Full untuk itu hanya dibutuhkan biaya Rp 58.000 adapun energi listrik sebesar 1 kWh bisa digunakan untuk menempuh perjalanan 10 km. Kalau dibandingkan dengan pembelian BBM pada kendaraan konvensional tentu jauh lebih hemat biaya jika kita menggunakan kendaraan listrik, ," kata dia.
Saat ini SPKLU di ada diKantor PLN UP3 Pekanbaru termasuk dalam kategori fast charging atau pengisian cepat dengan Tipe 50 kW. Lewat tipe ini, setiap kendaraan cukup mengisi 50 Menit dari nol hingga baterai terisi penuh.
Pada tahun 2022 akan ada penambahan 3 unit SPKLU,semuanya dimaksudkan untuk lebih mendorong jumlah pengguna mobil listrik agar Electric Lifestyle di Provinsi Riau bisa segera terwujud.
“Kami berharap infrastruktur yang PLN bangun tidak hanya dapat mendukung program transisi energi pemerintah menjadi energi yang lebih bersih, namun dapat mendorong animo masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik” harap Hartono.
Dalam acara tersebut Gubernur Riau beserta Kadis ESDM dan Management PLN berkesempatan mencoba kendaraan mobil Listrik di jalan raya sekitar lokasi peresmian diiringi oleh Komunitas Sepeda Motor Listrik Petugas layanan PLN.
Berita Terkait
-
Sekolah Libur, Kebun Binatang Kasang Kulim Mulai Padat Pengunjung
-
Sudah Ada SPKLU Pertama di Kalimantan Barat, Hasil Kolaborasi PLN-Mall Gaia
-
Pemprov DKI Diminta Ganti Mobil Dinas dengan Kendaraan Listrik
-
Hindari Omicron, Polda Riau Imbau Masyarakat Tetap di Rumah Malam Tahun Baru 2022
-
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp400 Juta Buat Suku Laut Batam
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BRImo Kian Moncer, 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak
-
Puluhan Siswa SD di Dumai Diduga Keracunan MBG, SPPG Kena Suspend
-
Dari Teror Rentenir, Rini Bangkit Bersama PNM dan Menata Masa Depan Keluarga
-
Heboh Penampakan Harimau di Pasir Putih Kampar, Ini Kata BBKSDA Riau