SuaraRiau.id - Mengawali tahun 2022, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera melakukan tajak atau pengeboran sumur di tiga lokasi.
Pengeboran dilakukan pada malam pergantian tahun, Sabtu (1/1/2022) tepat pada pukul 00.00 WIB. Ketiga sumur tersebut adalah sumur PRD-09 Field Rantau (Zona 1), sumur MNA-P03 Field Minas (WK Rokan) dan sumur KRG-PA1 Field Limau (Zona Empat).
Tajak sumur merupakan tradisi yang dilakukan di Pertamina saat pergantian tahun dan teristimewa pada tahun ini dipantau langsung dari PHR War Room, pusat kendali kegiatan operasional yang baru saja diresmikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.
Acara pengeboran minyak itu diawali dengan ucapan syukur yang disampaikan oleh Direktur Utama PHR, Jaffee A Suardin.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai rasa syukur atas pencapaian operasi di tahun 2021 dan menyambut tahun baru 2022 dengan semangat SUMATERA (Sustainable, Massive, To Grow, Efficient, Resilient, Aggressive). Kami segenap anggota manajemen dan perwira PHR hadir terhubung secara virtual dari berbagai lokasi mulai dari Aceh, Riau sampai dengan Sumatera Selatan,” ujar Jaffee.
Turut hadir di acara tajak perdana ini pejabat SKK Migas, Deputi Perencanaan Benny Lubiantara, Vice President bidang Operasi Sondang Maria, Kepala SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus dan Direktur Pengembangan Operasi Subholding Upstream Pertamina Taufiq Aditiawarman.
Jaffee juga menambahkan bahwa pelaksanaan tajak ini dilakukan sebagai upaya untuk menunjukkan kesiapan dan komitmen PHR untuk terus fokus pada pelaksanaan pengeboran di tahun 2022 yang masif dan agresif untuk mencapai 500 sumur, yang mayoritasnya berada di WK Rokan.
“Sumatera merupakan tulang punggung dan salah satu kontributor minyak mentah terbesar di Indonesia. Tahun 2022 Regional Sumatera ditargetkan akan memproduksi minyak mentah sebesar 225 ribu barrel oil per day (BOPD). Ini bukan tugas yang mudah tetapi kami akan melakukan yang terbaik demi mendukung ketahanan energi nasional,“ lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut Jaffee menyampaikan pesan kepada seluruh Perwira (sebutan untuk pekerja Pertamina) untuk selalu memperhatikan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) baik yang berada di lapangan maupun perkantoran. Selalu awali pekerjaan apapun dengan do’a dan laksanakan tugas dengan mengedepankan nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).
Syukuran dilaksanakan dengan penuh hikmat, dimana para perwira di setiap lokasi menikmati kuliner khas daerah masing-masing.
Berita Terkait
-
Perempuan-perempuan Tangguh PHR, Mengabdi Belasan Tahun di Dunia Migas
-
Momen Jajaran PHR Jadi Guru SD di Minas, Terangkan Manfaat Migas
-
Dihadiri Ahok, PHR Resmikan Sistem Big Data di Regional Sumatera
-
Pekerja PT APS Kontraktor PHR Tewas Tertimpa Alat Berat di Blok Rokan
-
Program Sosial-Lingkungan PHR WK Rokan Jangkau Lebih dari 3.000 Warga
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis