SuaraRiau.id - Survei terkait pemilihan presiden atau Pilpres 2024 hingga kini makin gencar dilakukan. Mulai dari mengukur elektabilitas perorangan tokoh hingga dipasangkan dengan sosok yang lain.
Salah satu survei pun dilakukan dengan memasangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Bagaimana hasil? Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan pun diprediksi bakal melejit bila dipasangkan pada Pilpres 2024.
Hal itu diketahui dari hasil survei kolaborasi Politika Research and Consulting dan Parameter Politik Indonesia, di mana skema pasangan Prabowo-Anies dipilih oleh sebanyak 49,7 persen responden.
Sementara, pasangan Sandiaga Uno-Puan Maharani mendapat 20,4 persen dan Airlangga Hartarto-Muhaimin Iskandar 3,8 persen.
Mengutip Terkini.id--jaringan Suara.com, jumlah suara yang didapat kedua pasangan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan responden yang tidak memilih atau tak tahu yaitu 26 persen.
Apabila simulasi pasangan Prabowo-Anies dipisah, maka elektabilitasnya jauh merosot dan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung melejit.
Sedangkan jika Ganjar dipasangkan dengan Ridwan Kamil pasangan ini dipilih oleh setidaknya 32,1 persen responden. Untuk pasangan Prabowo-Puan dapat 25,7 persen dan Anies-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meraih suara 23,7 persen.
Untuk simulasi dengan skema pasangan ini, responden yang tidak tahu atau tidak memilih jumlahnya 18,5 persen.
Nama Ganjar lagi-lagi diprediksi melejit bila disandingkan dengan Sandiaga Uno, pasangan ini meraih suara 36,2 persen.
Kemudian, pasangan Prabowo-Airlangga meraih 26,9 persen dan Anies-AHY 19,1 persen, sedangkan jumlah responden yang tidak memilih atau tidak tahu ada 17,8 persen.
Sebagai informasi, hasil survei didapat dari 1.600 responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi.
Wawancara terhadap ribuan responden ini dilakukan secara tatap muka pada periode 12 November sampai 4 Desember 2021.
Tingkat kepercayaan (significant level) survei ini mencapai 95 persen dengan margin of error sebesar 2,5 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Sebut Grade Ridwan Kamil Bakal Turun jika Tak Cepat Masuk Partai Politik
-
Puan Maharani Minta Pemerintah Kendalikan Harga Bahan Pokok
-
Viral Profil Giring Dikeluarkan dari Kampus, Anis Baswedan Salah Satu Dosennya
-
Menparekraf Sandiaga Uno Optimistis Pariwisata Akan Bangkit Pada 2022
-
Resmi Revisi UMP DKI Jadi Rp4,6 Juta, Anies Ancam Sanksi Pengusaha yang Tak Ikuti Aturan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau