SuaraRiau.id - Seorang ayah tega mencabuli anak tirinya sejak sang bocah masih mengenyam pendidikan di sekolah dasar (SD) di Pekanbaru.
Pengungkapan kasus pencabulan tersebut berawal dari polisi yang mendapatkan laporan pada Sabtu 30 Oktober 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.
Petugas kemudian melakukan sejumlah penyelidikan terhadap pria berinisial HL yang merupakan ayah tiri korban.
Mendapat laporan tersebut, Tim opsnal Reskrim Polsek Tampan berhasil menangkap pelaku pada Rabu 8 Desember 2021 sekiar pukul 15.00 Wib.
Dari hasil pemeriksaan, ternyata tersangka juga mencabuli adik korban yang masih berumur 12 tahun.
Pelaku HL mencabuli anak tirinya, saat ibu kandungnya keluar rumah, untuk berobat ke rumah sakit.
Tersangka HL melakukan rudapksa terhadap korban sejak dirinya kelas 2 SD pada tahun 2016, namun pelaku menyangkalnya.
Dari penuturan HL, yang dilakukannya bukan sejak anak tirinya di SD, melainkan dari SMA sebanyak dua kali, dan diakuinya bukanlah aksi pencabulan.
"Pengakuan saya cuma dua kali. Ya sejak dia di SMA aja, ndak berjilid-jilid. Saya tidak tahu, apakah itu saya cabuli atau gimana, tapi perasaan saya, tidak menyabuli seperti itu," jelas HL dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (13/12/2021).
Sementara itu, Kapolsek Tampan AKP I Komang Aswatama mengatakan, aksi cabul tersangka dilakukan sejak tahun 2016 di Jawa dan Pekanbaru.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku perbuatan cabulnya terhadap S dan adiknya sejak tahun 2016 di Pulau Jawa dan Pekanbaru. Pelaku juga mengakui sempat menyetubuhi korban S namun tidak sampai hamil," kata Komang.
Berita Terkait
-
Pelajar SMA di Situbondo Dilaporkan Telah Rudapaksa Bocah SD
-
Orangtua Bocah Korban Pencabulan di Masjid Minta Pelaku Dihukum Berat
-
Pilu Gadis Malang Dicabuli Ayah Tiri, Diancam Menceraikan Sang Ibu
-
Derita Penyintas Kekerasan Seksual di Sumut, Trauma Melihat Orang Dewasa
-
Alasan Tol Pekanbaru-Bangkinang Batal Diresmikan Akhir Tahun Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026
-
Kasus APK Palsu Jadi Alarm Bahaya Keamanan Digital
-
Pria asal Bengkalis Bawa 1 Kg Kokain Ditangkap di Jakarta