SuaraRiau.id - Sosok influencer yang juga seorang dokter, Tirta Mandira Hudhi mengisahkan soal perjalanan spiritualnya masuk Islam.
Pria yang kerap disapa dr Tirta itu juga menjelaskan soal belakang keluarganya yang berbeda agama.
“Aku lahir dalam kondisi yang jujur enggak enak, ya,” kata Dokter Tirta dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com pada Kamis (9/12/2021).
Dokter Tirta mengaku terlahir dari ayah Muslim dan ibu Nasrani.
“Bapakku adalah seorang petani, dia Jawa dan Muslim. Ibuku keturunan China, dia lulusan pertanian. Karena enggak ada duit, dia jadi karyawan Non Muslim. Mereka nikah melahirkan aku anak tunggal.” ungkap dr Tirta.
Dokter Tirta juga bercerita soal sang ibu yang merupakan keturunan China hingga terjadinya peristiwa 98 yang mengerikan.
Kematian tragis sang ibu yang memilih untuk lompat dari lantai 24 pun ternyata membuat Tirta sempat menjadi ateis.
Sedihnya, rupanya meninggalnya ibunda dr Tirta sendiri terjadi pada 1998 saat terjadi tragedi pilu di Solo.
“Yang dari situ aku ngerasain tragedi 98 di Solo. Pada waktu itu nyokap loncat dari lantai 24. Pilihannya cuma dua, mati dibakar atau loncat. Nyokap pilih loncat,” bebernya pilu.
“Dari situ aku tahu tentang rasialisme, sara, agama, dan aku memutuskan untuk ateis dari SD, SMP, SMA.” jelas Tirta.
Saat kuliah, ia semakin terbuka dengan berbagai agama yang ada sehingga ia akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf di usia 23 tahun.
“Cuman ketika aku masuk UGM, aku ketemu dengan berbagai macam orang karakter. Kalau kita di kampus itu banyak kawan dari suku mana, suku mana. Dari situ aku terbuka dan aku memutuskan untuk mualaf di usia 23 tahun dan ya sudah, aku bisa menghargai agama lain,” tutur Dokter Tirta Mandira Hudhi.
“Jadi sekarang kalau ada orang beribadah atau apa, aku tidak langsung close minded ya, dari situ aku respect,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Sebulan Baru Mualaf, Julia Prastini Sempat Tak Terima Saat Dimasukkan ke Pesantren
-
Masuk Islam, Dokter Tirta Urung Hapus Tato Gara-gara Ini
-
Dikira Mualaf Saat Nikahi Indah Permatasari, Arie Kriting Jelaskan Keyakinannya
-
Sempat Galau Usai Mualaf, Adam Suseno Mulai Belajar Shalat Setelah Dengarkan Zainuddin MZ
-
Dokter Tirta Bantah Micin Bikin Bodoh: Sama Kayak Ingin BAB Disuruh Pegang Batu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
Segera Dibuka, Berikut Link SPMB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru