SuaraRiau.id - Kenaikan harga cabai dan minyak goreng picu inflasi di Kota Pekanbaru. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, per November 2021, Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,46.
Tercatat, dua komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi, yaitu cabai merah menyumbang inflasi sebesar 0,21 persen, dan minyak goreng sebesar 0,14 persen.
"Secara keseluruhan kelompok ini pada November 2021 meyumbang inflasi sebesar 0,31 persen. Diantaranya cabai merah sebesar 0,21 persen, minyak goreng 0,14 persen, bayam dan kangkung 0,02 persen, telur ayam ras, cabai hijau, daun singkong, jengkol, klengkeng, petai masing-masing sebesar 0,01 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Riau, Misfaruddin, Kamis 2 Desember 2021.
Dipaparkan Misfaruddin, Inflasi yang terjadi di Kota Pekanbaru juga karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya enam indeks kelompok pengeluaran.
"Untuk kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,01 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,33 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah 0,20 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,19 persen, kelompok transportasi 0,16 persen serta kelompok kesehatan sebesar 0,11 persen,"terangnya.
Sebelumnya, pada Oktober 2021, Pekanbaru mengalami inflasi sebesar 0,29 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,05.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi pada Oktober lalu pun termasuk cabai merah dan minyak gkreng.
Sehingga, pada November 2021 untuk kelompok makanan dan minuman yang didalamnya termasuk segala jenis bahan pokok, mengalami inflasi sebesar 1,01 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 107,62 pada Oktober 2021 menjadi 108,71 pada November 2021.
Berita Terkait
-
Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?
-
Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendagri: Ini Senangkan Petani
-
Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik
-
2 Tahun Prabowo-Gibran: Antara Janji Sejahtera dan Realitas Harga di Pasar
-
Inflasi Jepang Tembus Target, Sinyal Kenaikan Suku Bunga BOJ Makin Kuat
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
PNM Temukan Potensi Besar dari Anak-anak Nasabah PNM Mekaar
-
Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam
-
PLN Berlakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Mulai 26 Oktober
-
Operasi Lancang Kuning 2026 Resmi Digelar, Ini 10 Pelanggaran yang Disasar
-
Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026