SuaraRiau.id - Klub sepak bola Tiga Naga Pekanbaru mesti mengakui keunggulan PSMS Medan, pada putaran kedua Grup A Liga 2 Indonesia, Kamis (4/11/2021).
Laga itu berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru. Kick off mulai pukul 15.15 WIB, Tiga Naga Pekanbaru ditekuk PSMS Medan dengan skor 3-1.
Sejak laga dimulai, PSMS Medan langsung menggebrak pertahanan KS Tiga Naga yang digawangi pelatih Rozialta Feryandes. Menit ke-4 mereka harus kebobolan satu gol lewat Imam Budi.
Kemudian, keagresifan PSMS dibuktikan dengan tambahan gol kedua pada menit ke-7 lewat Yohanis Nabar. Skor pada menit-menit pertama sudah 2-0.
Tak mau ketinggalan jauh, para punggawa Tiga Naga berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dipersembahkan Dilivio Rycard Mamuk.
Serangan dibangun melalui sisi kiri lapangan dan Syarifudin Hidayatulloh langsung melepaskan tendangan dari luar kotak penalti.
Si kulit bundar ang membentur tiang gawang kemudian jatuh ke kaki Dilivio Rycard yang langsung memaksimalkannya menjadi sebuah gol.
Hingga turun minum babak pertama, skor 2-1 menghiasi laga. Tiga Naga tertinggal sementara.
Memasuki babak kedua, Ayam Kinantan berusaha terus menggempur pertahanan Laskar Lancang Kuning. Beberapa peluang didapat, namun belum disodorkan dengan sempurna.
Pada menit ke-62, anak-anak asuhan Ansyari Lubis mendapat hadiah penalti setelah salah satu pemain dilanggar bek Tiga Naga di kotak terlarang.
Rachmad Hidayat yang ditunjuk sebagai eksekutor mampu menjalankan tugas dengan baik dan membuat PSMS unggul 3-1.
Sementara itu, KS Tiga Naga terus berupaya mengejar gol dan memperkecil ketertinggalan. Namun rangkaian serangan yang dibangun belum mampu menembus pertahanan lawan.
Menit-menit akhir, Tiga Naga terus berupaya menekan benteng pertahanan PSMS, namun belum juga berhasil.
Skor akhir 3-1 diraih PSMS Medan atas lawannya KS Tiga Naga. Laga ini berlangsung sengit dan menegangkan.
Kemenangan yang diraih Ayam Kinantan, jadi modal penting untuk meraih peluang lolos ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Bos Ditahan KPK, Babel United Bakal Beri Kejutan Malam Ini
-
Hasil Liga 2: Penalti Selamatkan Persis Solo dari Kekalahan di Stadion Manahan
-
Main di Kandang, PSPS Riau Imbangi Semen Padang FC 1-1
-
Kembali Bertemu, Ini Prediksi Susunan Pemain Persis Solo dan PSG Pati
-
Hizbul Wathan Lagi-lagi Gagal Menang, Kali Ini Dipecundangi Persijap Dua Gol Tanpa Balas
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla