SuaraRiau.id - Pemerintah Malaysia mengungkapkan akan memproses pengadaan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk anak-anak, Jumat (29/10/2021).
Hal itu menyusul rekomendasi dari panel ahli AS agar suntikan itu diberikan pada anak berusia 5-11 tahun.
Panel penasihat Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Selasa (26/10/2021) memberikan suara untuk merekomendasikan otorisasi tersebut.
Mereka mengatakan bahwa manfaat vaksin lebih besar ketimbang risikonya. Namun, FDA hingga kini belum memutuskan soal rekomendasi itu.
Mengutip Antara, Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin via Twitter mengatakan opsi lain, seperti vaksin Sinovac dari China, juga akan dipertimbangkan untuk memastikan sekolah-sekolah dapat kembali dibuka secara aman.
Berdasarkan statistik pemerintah pada Jumat, tercatat sekitar 62 persen remaja berusia 12-17 tahun di Malaysia telah menerima vaksin Covid-19 lengkap. (Antara)
Berita Terkait
-
Indonesia Kedatangan 12 Juta Vaksin Sinovac dan 677.430 Vaksin Pfizer
-
Suntikan Booster Vaksin Pfizer, Ini Efek Samping yang Sering Terjadi
-
Pilu, Pria Ini Ditinggal Istrinya Tak Sampai 24 Jam setelah Menikah
-
Abrasi, Warga Muntai Barat Bengkalis Swadaya Bangun Dermaga Kayu 1,2 Km
-
Penelitian: Vaksin Covid-19 Moderna Dosis Rendah Aman untuk Anak-anak
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Atasi Kendala Penyeberangan Sungai, BRI Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla