SuaraRiau.id - Seorang sopir di di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) harus berurusan dengan pihak kepolisian terkait kasus pelecehan seksual.
Sopir truk pengangkut air berinisial berinsial B, diduga melakukan tindakan tak senonoh kepada bocah berusia 4 tahun.
Mengetahui anaknya menjadi korban tindakan asusila, orangtua bocah itu tak terima dan melaporkan pria B kepada pihak kepolisian.
Menurut Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi, B ditangkap pada Selasa (26/10/2021) lalu dan sudah ditahan. Aksi amoral pelaku berawal dari bujuk rayu.
"Jadi pelaku bukan memaksa korban. Dia membujuk rayu korbannya. Hubungan korban dan pelaku ini hanya sebatas saling mengenal," ucap Arsyad dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (28/10/2021).
Sedangkan lokasi kejadian di depan sebuah toko di kawasan Baran, Meral, Karimun.
Berdasarkan hasil visun yang dilakukan, terdapat lecet di kemaluan korban karena ulah jari pelaku.
Hingga saat ini, polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait adanya informasi dugaan korban lain dari perbuatan serupa oleh pelaku.
"Dugaan ada korban lain, namun baru satu korban yang melaporkan dan sudah divisum juga. Nanti kita akan lihat lagi hasil penyidikan. Apakah benar informasi dari masyarakat bahwa ada korban yang lain," ujar Arsyad.
Berita Terkait
-
Sopir Truk Tabrak Polisi di Tol Cikampek Sempat Melarikan Diri
-
PLN Luncurkan Kompor Induksi di Karimun, Lebih Ramah Lingkungan
-
Pria Paruh Baya Cabuli Bocah 5 Tahun, Awalnya Diajak Nonton Film Porno
-
Seorang Ibu di Singapura Didakwa, Biarkan Anaknya Menjadi Korban Pelecehan Seksual
-
Kasus Bocah SD Tewas di Kebun Bambu Diambil Alih Polres Bogor
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau
-
Serangan Monyet Liar di Tembilahan Lukai Warga, Penembak Dikerahkan