SuaraRiau.id - Rektor Universitas Lancang (Unilak) Dr Junaidi MHum memberikan perhatian besar kepada mahasiswa berprestasi Unilak hal ini dibuktikan dengan mengundang secara khusus tiga mahasiswa Unilak yang meraih medali di PON Papua 2021 pada Sabtu (23/10/2021).
Undangan khusus berupa makan bersama dengan pimpinan Unilak di salah satu resto di Pekanbaru.
Ketiga mahasiswa yang diundang yaitu Vanessa Evato peraih 2 emas 1 perak 1 perunggu cabang olahraga renang, Sigit Prasetyo 1 medali perak cabang angkat berat kemudian Dion Pramudana satu medali perunggu cabang sepak takraw
Saat bertemu tiga mahasiswa Rektor dan Wakil Rektor saling berdialog dan berdiskusi, di antaranya mengenai kuliah, pengalaman di Papua dan lain-lain.
Keberhasilan mahasiswa Unilak meraih medali membuat Rektor Unilak merasa bangga dan senang. Saat bertemu tiga mahasiswa Rektor Unilak didampingi Wakil Rektor I Zamzami S Kim M Kom, Wakil Rektor II Hardi SE MM, wakil Rektor III Dr Bagio Kadaryanto SH MH dan dekan fakultas ekonomi Dr Arizal SEMM.
"Kami merasa bangga atas pencapaian yang di raih di PON. Tidak hanya mengharumkan Unilak tapi juga Provinsi Riau. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk kompetisi yang lain." ujar Rektor Junaidi
Menurut Rektor, sebagai pahlawan olahraga tentunya prestasi yang diraih memberikan kontribusi bagi Unilak, semoga dengan pemberian dana pembinaan dan beasiswa, dan kemudahan lainya menjadi motivasi bagi mahasiswa lainya untuk berprestasi.
"Yakin dan percaya bahwa Unilak akan mendukung penuh prestasi mahasiswa dan memberikan apresiasi dan penghargaan. Semoga semakin banyak mahasiswa Unilak yang berprestasi baik akademik maupun non akademik.
Dalam kesempatan itu Rektor Unilak berpesan untuk dapat menyelesaikan studi menjadi sarjana.
"Saya liat Vanessa dan Sigit tinggal menyelesaikan skripsi, teori sudah selesai. Artinya dalam tempur 2-3 bulan bisa untuk menyelesaikan skripsi. Jika sarjana udah selesai, kami menawarkan Vanessa dan Sigit untuk melanjutkan studi ke S2 dan akan memberikan kemudahan serta keringanan," kata Junaidi.
Dalam kesempatan itu juga Rektor mengajak atlet-atlet di Riau yang yang berprestasi dan ingin mengembangkan prestasi melanjutkan studi S1 dengan memilih kampus Unilak.
Beberapa penghargaan yang diberikan oleh Unilak kepada tiga mahasiswa diantaranya kemudahan dalam menyelesaikan studi S1, memberikan dana prestasi/dana pembinaan, kemudahan melanjutkan studi S2, memberikan beasiswa lanjutan, dan memberikan pembebasan SPP di semester ganjil 2021.
Sementara itu Wakil Rektor III Unilak Dr Bagio Kadaryanto. SH. MH menyampaikan agenda yang akan diikuti oleh mahasiswa Unilak, di tahun 2022 akan ada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional dan kejuaraan di Universitas Negeri Jakarta, di dua kompetisi itu mahasiswa Unilak selalu ikut dan membela Riau, dan Vanessa pernah turun dan menyumbangkan tiga medali emas di pomnas makassar dan jakarta.
"Saya berharap nanti di kejuaraan itu mahasiswa Unilak yang membela Riau dapat meraih medali," ucapnya.
Saat berkesempatan bertemu dengan pimpinan Unilak tiga mahasiswa memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Unilak.
Berita Terkait
-
Wuuiiihhh... Raih Medali di PON XX Papua, Atlet dari UNS Terima Bonus Melimpah
-
Dua Atlet dan Satu Wasit PON Papua Asal Binjai Terpapar Covid-19
-
Dua Mahasiswa Unilak Jadi Atlet PON Papua, Ikut Sumbang Medali untuk Riau
-
Mahasiswa Baru Unilak Bertambah, Kuliah Perdana Terbatas Dibuka Rektor
-
Buntut 3 Rekan Di-DO, Ratusan Mahasiswa Unilak Geruduk Rektorat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026
-
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali