SuaraRiau.id - Idol Korea Selatan BTS dikabarkan akan menggelar konser di Jakarta tahun depan. Kabar itu langsung menghebobkan jagad media sosial.
Kabar itu diketahui dari akun Instagram Panncafe, di sana Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro Widi Amanasto membocorkan kabar tersebut.
Menyadur dari Antara, dia menerima kunjungan dari DPRD DKI di Jakarta International Stadium (JIS) yang beralamat di Jakarta Utara pada Jum'at 22 Oktober 2021.
Ia mengungkapkan, stadion yang digagas pada era Gubernur Anies Baswedan itu akan dilengkapi dengan sistem audio berteknologi tinggi yang akan mendukung terselenggaranya konser-konser besar.
"Sound system-nya juga menggunakan echo jadi, kalau pun nanti ada BTS, rencana BTS akan manggung juga mungkin di tahun depan, itu nantinya akan menggunakan sound yang bagus," tutur Widi.
Widi mengklaim sound system di JIS lebih bagus dibanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Ia mengatakan suara musik di Jakarta International Stadium akan terdengar lebih bagus.
"Atap kami tutup, jadi suaranya sangat bagus. Beda dengan di GBK, karena kami pakai sound system canggih, sudah diperitungkan," ujarnya dikutip dari Antara.
Widi mengatakan, pihak Jakpro telah menjalin komunikasi awal dengan pihak manajemen BTS dan mendapat tanggapan yang cukup baik.
"Sudah ada komunikasi, baru komunikasi awal lah ya, dan mereka juga ada waktu kosong sebenarnya di bulan tertentu di tahun depan," katanya.
Baca Juga: BTS Dikabarkan Akan Konser di Jakarta Tahun Depan, Bikin ARMY Heboh
Namun, sepertinya ARMY harus bersabar dulu ya. Sebab belum ada konfirmasi pasti mengenai digelarnya konser RM cs ini.
"Belum confirm, masih perencanaan aktivasi setelah grand launching tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya," kata Widi, Jumat (22/10/21).
"Sudah siap untuk konser sebenarnya, namun masih kita bahas rencana aktivasi-aktivasi lainnya dengan beberapa pertimbangan bisnis dan teknis lainnya," tambahnya.
Selain itu, Widi juga menambahkan kepastian konser tersebut digelar jika status pandemi di Indonesia telah berubah menjadi endemi.
"Baru rencana saja untuk kita undang jika sudah endemi," ungkapnya.
Selain dirancang sebagai pusat kegiatan yang strategis, tidak hanya untuk mengakomodir kegiatan olahraga, namun juga kegiatan komersial, edukasi, dan hiburan.
Berita Terkait
-
Eksklusivitas Sengketa Tower Bali Jadi Sorotan, Didorong Persaingan Usaha Sehat
-
Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli
-
Klarifikasi Resmi Juicy Luicy: dari Masalah Tiket hingga Biaya Bagasi yang Membengkak
-
Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni, Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
-
BRI Perkuat Layanan Global Lewat Inovasi BRImo Taiwan